Konflik Timur Tengah Memanas, DPR RI Ingatkan Potensi Gangguan Haji dan Umrah
Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran, Israel dan Amerika Serikat mulai menimbulkan kekhawatiran
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran, Israel dan Amerika Serikat mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran perjalanan ibadah umat Islam, khususnya haji dan umrah
- Konflik Iran–Israel yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah negara memperketat pengawasan wilayah udara Timur Tengah
Laporan Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA – Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran, Israel dan Amerika Serikat mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran perjalanan ibadah umat Islam, khususnya haji dan umrah.
Sebagai informasi, konflik Iran–Israel yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah negara memperketat pengawasan wilayah udara Timur Tengah.
Situasi ini berpotensi memengaruhi mobilitas jamaah Indonesia dan jalur penerbangan internasional menuju Arab Saudi, termasuk penerbangan haji dan umrah.
Baca juga: Ketua Partai Gerindra Kuningan Soroti Dugaan Kecurangan Menu MBG
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq mengatakan, perkembangan konflik di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak langsung pada jalur penerbangan maupun kondisi keamanan di wilayah Timur Tengah.
Maman mengungkapkan, dirinya juga dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci sebagai bagian dari Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI pada akhir Maret mendatang.
Ia berharap situasi konflik dapat segera mereda sehingga perjalanan ibadah umat Islam tetap berjalan normal.
“Saya akan berangkat sebagai anggota Panja Haji pada 31 Maret nanti. Kita tentu berharap kondisi segera membaik sehingga perjalanan ibadah bisa berlangsung lancar,” kata Maman, Jumat (6/3/2026).
Di tengah kondisi yang belum stabil, DPR saat ini juga tengah membantu menangani jamaah umrah Indonesia yang mengalami kendala perjalanan. Sejumlah jemaah dilaporkan tertahan di beberapa bandara di kawasan Timur Tengah akibat terganggunya penerbangan.
“Hari ini kami di DPR juga sedang membantu jemaah umrah yang belum bisa pulang karena perjalanan tersendat di beberapa bandara, termasuk di Jeddah, Dubai dan Qatar,” ujarnya.
Menurut Maman, penyelesaian persoalan tersebut tidak hanya membutuhkan langkah teknis, tetapi juga upaya diplomasi antarnegara agar situasi keamanan di kawasan segera stabil.
Ia menilai konflik yang berkepanjangan bisa menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas masyarakat dunia, termasuk perjalanan ibadah umat Islam.
“Upaya yang bisa dilakukan tentu melalui diplomasi internasional serta doa agar konflik ini segera berhenti,” ucapnya.
Baca juga: Mendadak Tergelincir, Harga Emas Antam di Cirebon dan Majalengka Hari Ini Anjlok
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa persoalan yang dihadapi jamaah bukan semata soal biaya perjalanan yang meningkat akibat gangguan penerbangan. Jika situasi keamanan memburuk, bukan tidak mungkin perjalanan ibadah ke Tanah Suci juga terdampak.
| Buka Akses Terisolasi, Bupati Majalengka Siapkan Jalur Pataking Tembus Sumedang |
|
|---|
| Pemerintah Jamin Stok BBM Aman, Anggota Dewan Minta Warga Lapor Jika Ada Penimbunan BBM |
|
|---|
| Bupati Majalengka Hadiri Halal Bihalal 2.000 Kader PKS, Perkuat Silaturahmi di Milad ke-24 |
|
|---|
| Bupati Eman Minta Bahan Pangan MBG Harus dari Pedagang Majalengka |
|
|---|
| 366 Ribu Warga Majalengka Tersentuh MBG, Bupati Minta Tidak Ada Keracunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/jamaah-yang-menghadiri-dzikir-bulananD.jpg)