Rabu, 15 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Konflik Timur Tengah Memanas, DPR RI Ingatkan Potensi Gangguan Haji dan Umrah

Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran, Israel dan Amerika Serikat mulai menimbulkan kekhawatiran

Tribun Cirebon/Adhim Mugni Mubaroq
KONFLIK TIMUR TENGAH - Jemaah yang menghadiri dzikir bulanan keluarga besar Al-Mizan di Jatiwangi, Kabupaten Majalengka menyerukan ikrar menghentikan konflik di Timur tengah 

Ringkasan Berita:
  • Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran, Israel dan Amerika Serikat mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran perjalanan ibadah umat Islam, khususnya haji dan umrah
  • Konflik Iran–Israel yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah negara memperketat pengawasan wilayah udara Timur Tengah 

 

Laporan Adim Mubaroq


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA – Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran, Israel dan Amerika Serikat mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran perjalanan ibadah umat Islam, khususnya haji dan umrah. 

Sebagai informasi, konflik Iran–Israel yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah negara memperketat pengawasan wilayah udara Timur Tengah

Situasi ini berpotensi memengaruhi mobilitas jamaah Indonesia dan jalur penerbangan internasional menuju Arab Saudi, termasuk penerbangan haji dan umrah.

Baca juga: Ketua Partai Gerindra Kuningan Soroti Dugaan Kecurangan Menu MBG


Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq mengatakan, perkembangan konflik di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak langsung pada jalur penerbangan maupun kondisi keamanan di wilayah Timur Tengah.


Maman mengungkapkan, dirinya juga dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci sebagai bagian dari Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI pada akhir Maret mendatang.

Ia berharap situasi konflik dapat segera mereda sehingga perjalanan ibadah umat Islam tetap berjalan normal.


“Saya akan berangkat sebagai anggota Panja Haji pada 31 Maret nanti. Kita tentu berharap kondisi segera membaik sehingga perjalanan ibadah bisa berlangsung lancar,” kata Maman, Jumat (6/3/2026).


Di tengah kondisi yang belum stabil, DPR saat ini juga tengah membantu menangani jamaah umrah Indonesia yang mengalami kendala perjalanan. Sejumlah jemaah dilaporkan tertahan di beberapa bandara di kawasan Timur Tengah akibat terganggunya penerbangan.


“Hari ini kami di DPR juga sedang membantu jemaah umrah yang belum bisa pulang karena perjalanan tersendat di beberapa bandara, termasuk di Jeddah, Dubai dan Qatar,” ujarnya.


Menurut Maman, penyelesaian persoalan tersebut tidak hanya membutuhkan langkah teknis, tetapi juga upaya diplomasi antarnegara agar situasi keamanan di kawasan segera stabil.


Ia menilai konflik yang berkepanjangan bisa menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas masyarakat dunia, termasuk perjalanan ibadah umat Islam.


“Upaya yang bisa dilakukan tentu melalui diplomasi internasional serta doa agar konflik ini segera berhenti,” ucapnya.

Baca juga: Mendadak Tergelincir, Harga Emas Antam di Cirebon dan Majalengka Hari Ini Anjlok


Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa persoalan yang dihadapi jamaah bukan semata soal biaya perjalanan yang meningkat akibat gangguan penerbangan. Jika situasi keamanan memburuk, bukan tidak mungkin perjalanan ibadah ke Tanah Suci juga terdampak.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved