Jumat, 1 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ribuan Orang di Majalengka Minta Perang Amerika vs Iran Dihentikan

Ribuan orang di Majalengka berharap agar penyerangan Amerika dan Israel ke Iran dihentikan.

Tayang:
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Adhim Mugni Mubaroq
HENTIKAN PERANG - Dipimpin KH Maman Imanulhaq ribuan jamaah di di Ponpes Al Mizan Jatiwangi, Majalengka, meminta perang Amerika-Isreal vs Iran dihentikan. 

Laporan Adim Mubaroq 

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Ribuan jamaah yang menghadiri zikir bulanan keluarga besar Al-Mizan di Jatiwangi, Kabupaten Majalengka menyerukan ikrar menghentikan perang antara Amerika Serikat, Israel dan Iran. 

Seruan tersebut disampaikan bersama sebagai bentuk keprihatinan terhadap konflik yang terus memanas di Timur Tengah.

Kegiatan zikir yang diikuti ribuan jamaah itu juga dikomandoi Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Maman Imanulhaq, yang juga pengelola Ponpes Al Mizan. 

Dalam kesempatan tersebut, jamaah bersama tokoh yang hadir menyampaikan deklarasi moral agar perang segera dihentikan demi menjaga perdamaian dunia.

Maman mengatakan momentum zikir bulanan tersebut sangat tepat untuk memanjatkan doa bagi Indonesia dan Dunia agar diberikan ketenangan serta kedamaian di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Ini adalah zikir bulanan keluarga besar Al-Mizan Jatiwangi, tapi momentumnya sangat tepat. Karena kita menginginkan ketenangan dan kedamaian. Maka pertama doa kami dipanjatkan untuk Indonesia agar diberikan ketenangan, kedamaian, ketentraman dan seluruh program pemerintah berjalan maksimal,” kata Maman, Jumat (6/3/2026). 

Menurut dia, dampak konflik Timur Tengah terhadap kondisi global, terutama sektor energi yang dapat memengaruhi berbagai negara termasuk Indonesia.

“Cadangan energi kita hanya 22 hari. Kalau perang berkelanjutan maka perlu ada antisipasi dari pemerintah dan juga edukasi kepada masyarakat agar tidak menghabiskan energi,” ujarnya.

Menurutnya, dampak perang sudah mulai terasa secara psikologis di tengah masyarakat.

Situasi Ramadan yang seharusnya diisi dengan ketenangan justru dipenuhi kabar konflik dan ketegangan.

“Biasanya orang tahu harga sembako, sekarang orang tahu harga rudal dan kapal induk. Ramadan yang seharusnya penuh ketenangan justru dipenuhi kabar perang,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan potensi dampak besar jika konflik memengaruhi jalur distribusi energi Dunia seperti Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur utama pasokan energi global.

Selain itu, Maman mengungkapkan DPR saat ini juga tengah membantu penanganan jamaah umrah yang tertahan di sejumlah bandara Timur Tengah akibat situasi penerbangan yang terganggu.

“Saya hari ini juga menangani jamaah umrah yang tidak bisa pulang karena tersendat di bandara, termasuk di Jeddah, Dubai dan Qatar. Yang kami tangani saja sekitar 5.000 jamaah,” ujarnya. 

Baca juga: Arti Cincin Ali Khamenei, Pemimpin Iran yang Tewas Diserang AS-Israel: Tuhanku Bersamaku

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved