Jumat, 5 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

NASKAH Khutbah Jumat Besok 5 Juni 2026: Hijrah dan Refleksi di Tahun Baru Islam

berikut merupakan naskah khutbah Jumat dari berbagai sumber tentang "Tahun Baru Islam dan Semangat Hijrah"

Tayang:
Penulis: Sartika Harun | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
NASKAH Khutbah Jumat Besok 5 Juni 2026: Hijrah dan Refleksi di Tahun Baru Islam 

Ringkasan Berita:
  • Umat Islam laki-laki akan melaksanakan Salat Jumat pada Jumat, 5 Juni 2026 sebagai kewajiban ibadah mingguan.
  • Hari Jumat disebut Sayyidul Ayyam yang memiliki keutamaan dan keberkahan bagi kaum muslimin.
  • Khutbah Jumat mengangkat tema Tahun Baru Islam dan semangat hijrah sebagai bahan renungan.

TRIBUNCIREBON.COM - Menjelang pelaksanaan ibadah Jumat pada hari ini, tepatnya Jumat 5 Juni 2026, kaum muslimin laki-laki akan menunaikan Salat Jumat sebagai kewajiban ibadah mingguan.

Hari Jumat dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu segala hari yang diyakini memiliki banyak keutamaan dan keberkahan bagi umat Islam.

Sehubungan dengan momentum tersebut, khutbah Jumat kali ini mengangkat tema “Tahun Baru Islam dan Semangat Hijrah” yang dapat dijadikan bahan renungan dari berbagai sumber.
 
Baca juga: NASKAH Khutbah Jumat Besok 5 Juni 2026: Hijriah dan Semangat Perjuangan Total dalam Islam

Khutbah 1

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ، وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ، أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَام ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَاأَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ, اِتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ, وَاشْكُرُوْهُ عَلَى مَا هَدَاكُمْ لِلإِسْلاَمِ، وَأَوْلاَكُمْ مِنَ الْفَضْلِ وَالإِنْعَامِ، وَجَعَلَكُمْ مِنْ أُمَّةِ ذَوِى اْلأَرْحَامِ. قَالَ تَعَالَى : اِنَّ الَّذِيْنَ تَوَفّٰىهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ ظَالِمِيْٓ اَنْفُسِهِمْ قَالُوْا فِيْمَ كُنْتُمْۗ قَالُوْا كُنَّا مُسْتَضْعَفِيْنَ فِى الْاَرْضِۗ قَالُوْٓا اَلَمْ تَكُنْ اَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوْا فِيْهَاۗ فَاُولٰۤىِٕكَ مَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُۗ وَسَاۤءَتْ مَصِيْرً

Ma'asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Segala puji dan syukur kita persembahkan kepada Allah SWT atas segala karunia dan rahmat-Nya yang senantiasa diberikan kepada kepada hamba hamba-Nya. Shalawat dan salam kita haturkan kepada Baginda Rasulullah Muhammad SAW, sumber keteladanan dan manusia yang paling mulia di muka bumi ini.

Ma'asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Tanpa terasa kita sudah berada di tahun baru 1446 Hijriah. Sudah seyogyanya kita mengambil pelajaran dari berputarnya waktu ini, mengisinya dengan iman dan amal saleh. Pada hakikatnya, waktu terus berputar dan umur kita semakin berkurang. Di mana setelah bulan Dzulhijjah lalu, sebagai bulan ibadah haji dan penutup tahun 1445 H, disusul dengan tahun baru Hijriah, para jamaah haji pulang dan memulai hidup baru di tahun baru. Begitu juga dengan semua umat Islam mesti memulai hidup baru dengan semangat baru, mengisi hidup dengan iman dan meningkat kualitas iman dan taqwa. Allah SWT berfirman:

وَمَنْ نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى الْخَلْقِۗ اَفَلَا يَعْقِلُوْنَ

Artinya: "Dan barang siapa Kami panjangkan umurnya, Kami mengembalikannya dalam penciptaan. Maka tidakkah mereka berpikir?" (QS. Yasin: 68).

Baca juga: Materi Khutbah Jumat: Istiqomah Beribadah dan Bermuamalah, Kunci Keberkahan Hidup

Ibnu Jarir al-Thabari dalam kitabnya al-Jami' fi Ta'wil al-Qur'an hal 549 menerangkan bahwa ayat ini merupakan gambaran atas siklus kehidupan manusia. Bagi orang-orang yang dipanjangkan umurnya, maka ia akan dikembalikan keadaannya seperti waktu bayi dan kanak-kanak karena lemah dan pikun. Jadilah ia tidak mengetahui apa-apa meskipun ia sebelumnya telah banyak pengalaman dan pengetahuan. Manusia terus mengalami siklus hijrah dan perubahan dalam hidup.

Ma'asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Hijrah sendiri merupakan tradisi para Nabi seperti Nabi Ibrahim yang berhijrah dari Iraq menuju Syam lalu ke Mesir. Nabi Musa juga tinggal di tempat yang baru setelah selamat dari pengejaran Firaun. Allah SWT berfirman:

فَاٰمَنَ لَهٗ لُوْطٌۘ وَقَالَ اِنِّيْ مُهَاجِرٌ اِلٰى رَبِّيْۗ اِنَّهٗ هُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved