Jumat, 5 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat Jelang Muharram: Tahun Baru Islam dan Semangat Hijrah

berikut merupakan naskah khutbah Jumat dari berbagai sumber tentang "Tahun Baru Islam dan Semangat Hijrah"

Tayang:
Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
Jemaah Masjid Al-Barkah Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka gunakan masker saat salat Jumat. 

Artinya: "Maka, Lut membenarkan (kenabian Ibrahim). Dia (Ibrahim) pun berkata, "Sesungguhnya aku berhijrah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha perkasa lagi Maha bijaksana." (QS al-Ankabut: 26).

Begitu halnya Rasulullah SAW mempersiapkan tempat untuk hijrah yaitu Madinah. Proses hijrah ini adalah bagian dari usaha memindahkan pengembangan dakwah dari Makkah ke Madinah. Walhasil, Islam mendapat kemenangan. Rasul berhasil menyatukan umat Islam, mempersatukan Muhajirin dan Anshar, menguasai ekonomi di Madinah. Kemenangan perang pasca hijrah dilanjutkan dengan menyebarnya Islam ke berbagai penjuru dunia. Allah SWT berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ تَوَفّٰىهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ ظَالِمِيْٓ اَنْفُسِهِمْ قَالُوْا فِيْمَ كُنْتُمْۗ قَالُوْا كُنَّا مُسْتَضْعَفِيْنَ فِى الْاَرْضِۗ قَالُوْٓا اَلَمْ تَكُنْ اَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوْا فِيْهَاۗ فَاُولٰۤىِٕكَ مَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُۗ وَسَاۤءَتْ مَصِيْرً

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi dirinya, mereka (malaikat) bertanya, "Bagaimana kamu ini?" Mereka menjawab, "Kami adalah orang-orang yang tertindas di bumi (Makkah)." Mereka (malaikat) bertanya, "Bukankah bumi Allah itu luas sehingga kamu dapat berhijrah di sana?" Maka, tempat mereka itu (neraka) Jahanam dan itu seburuk-buruk tempat kembali."(QS an-Nisa ayat 97).

Ma'asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Dalam berhijrah, diperlukan sifat amanah dan jujur. Sebagaimana Rasulullah dalam hijrahnya telah menyiapkan strategi yang matang dengan memerintahkan Sayyidina Ali tidur di tempat Rasulullah. Ini adalah amanah besar yang diemban Sayyidina Ali. Begitu halnya, Sayyidah Asma yang bertugas mengantarkan makanan ke Gua Tsur sebagai tempat persembunyian Rasulullah SAW sebelum pergi menuju ke Madinah. Selanjutnya Rasulullah ditemani oleh sahabat Abu Bakar yang bergelar Ash-Shiddiq, pemilik sifat jujur dan benar. Dalam Al-Qur'an Allah SWT berfirman :

اِلَّا تَنْصُرُوْهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللّٰهُ اِذْ اَخْرَجَهُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا ثَانِيَ اثْنَيْنِ اِذْ هُمَا فِى الْغَارِ اِذْ يَقُوْلُ لِصَاحِبِهٖ لَا تَحْزَنْ اِنَّ اللّٰهَ مَعَنَاۚ فَاَنْزَلَ اللّٰهُ سَكِيْنَتَهٗ عَلَيْهِ وَاَيَّدَهٗ بِجُنُوْدٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا السُّفْلٰىۗ وَكَلِمَةُ اللّٰهِ هِيَ الْعُلْيَاۗ وَاللّٰهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ

Artinya: "Jika kamu tidak menolongnya (Nabi Muhammad), sungguh Allah telah menolongnya, (yaitu) ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Makkah), sedangkan dia salah satu dari dua orang, ketika keduanya berada dalam gua, ketika dia berkata kepada sahabatnya, "Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita." Maka, Allah menurunkan ketenangan kepadanya (Nabi Muhammad), memperkuatnya dengan bala tentara (malaikat) yang tidak kamu lihat, dan Dia menjadikan seruan orang-orang kafir itu seruan yang paling rendah. (Sebaliknya,) firman Allah itulah yang paling tinggi. Allah Maha perkasa lagi Maha bijaksana." (QS at Taubah: 40).

Dalam ayat ini Allah menyebut sahabat terdekat Nabi dengan kata tsaniyasnaini. Beberapa tahun kemudian, Rasulullah kembali ke Makkah dalam peristiwa Fathu Makkah dengan membawa pasukan Muslim sebanyak sepuluh ribu pasukan. Sebuah kemenangan yang luar biasa, hijrah yang dilakukan karena Allah dengan amanah dan kejujuran telah memenangkan dan menyelamatkan kehidupan kaum Muslim. Syekh Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam menjelaskan:

aانْظُرْ إِلَي قَوْلِهِ صَلَّيِّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَي اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَي اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَي دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَي مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ فَافْهَمْ قَوْلَهُ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ وَتَأَمَّلْ هَذَا

Artinya: "Perhatikanlah sabda Rasulullah SAW, 'Siapa saja yang berhijrah kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Tetapi siapa yang berhijrah kepada dunia yang akan ditemuinya, atau kepada perempuan yang akan dikawininya, maka hijrahnya kepada sasaran hijrahnya.' Pahamilah sabda Rasulullah SAW ini. Renungkan perihal ini bila kau termasuk orang yang memiliki daya paham."

Hijrah juga telah membentuk sahabat menjadi orang-orang terbaik. Dari mereka Islam menyebar sebagai agama yang rahmatan lil alamin. Dalam berhijrah ini, Rasulullah berwasiat kepada kita dalam kitab Sunan al Kubra:

وَالْمُهَاجِرُ مِنْ هَجَرِ مَا نَهِيَ اللَّهُ عَنْهُ(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)

Artinya: "Dan orang yang berhijrah adalah orang yang telah meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah." (HR. Imam Al-Bukhari).

Ma'asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved