Kamis, 7 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

Ceramah Khutbah Jumat Besok 8 Mei 2026: Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka

khutbah merupakan salah satu rukun wajib dalam pelaksanaan salat Jumat. Tanpa khutbah, maka salat Jumat tidak dianggap sah.

Tayang:
DOK DISKOMINFO KABUPATEN MAJALENGKA
GERAKAN NGANTOR BERDUHA - Puluhan ASN Pemkab Majalengka saat menunaikan salat duha dalam peluncuran Gerakan Ngantor Berduha di Masjid Agung Al Imam, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Selasa (4/3/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Khutbah Jumat merupakan rukun yang sangat krusial dalam pelaksanaan salat Jumat, di mana keabsahan ibadah tersebut bergantung pada penyampaian pesan-pesan keagamaan dari khatib kepada jemaah.
  • Pada kesempatan kali ini, khutbah mengangkat tema penting mengenai "Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka", sebuah peringatan bagi setiap Muslim untuk memikul tanggung jawab moral dalam membimbing orang-orang terdekatnya.

TRIBUNCIREBON.COM - Inilah materi khutbah Jumat pada hari ini yang mengangkat tema “Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka"

Sebagaimana diketahui, keberadaan khutbah merupakan salah satu rukun wajib dalam pelaksanaan salat Jumat. Tanpa khutbah, maka salat Jumat tidak dianggap sah.

Sebelum memulai salat Jumat, para jemaah akan mendengarkan penyampaian khutbah yang berisi pesan-pesan keagamaan dan ajakan untuk meningkatkan ketakwaan serta melakukan amal kebaikan.

Baca juga: NASKAH Khutbah Jumat Besok 8 Mei 2026, Kunci Hidup Tenang: Sabar dan Husnuzan pada Takdir

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ إِلاَّ اللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّٰه، اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰه، أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰه، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللّٰهُ الْعَظِيمْ.

Arab latin: Alhamdulillaahil ladzii arsala rosuulahu bil huda wadiinil haq, liyudzhirohu 'alad diini kullihi walau karihal musyrikuun. Asyhadu allaa ilaaha illa llahu, wa asyhadu anna muhammadar rosulullah. Allaahumma sholli 'ala sayyidinaa muhammadin wa'ala alihi wa ash-habihi ajma'iin. Ammaa ba'du. Fayaa 'ibadallah. Uushiinii nafsii wa iyyakum bitakwa llah, faqod faazal muttaquun. Wa qoola ta'ala yaa ayyuhal ladziina aamanut taqullaaha haqqo tuqootihi walaa tamuutunna illa wa antum muslimuun. Shodaqollaahul 'adziim.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar, sehingga menjadikannya menang atas semua agama meskipun kaum musyrik membencinya. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berikanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW atas keluarga beliau serta para sahabatnya seluruhnya Wahai hamba-hamba Allah, aku menasihati diriku dan kamu untuk bertakwa, karena orang-orang yang bertakwalah yang menang. Dan Yang Maha Kuasa berfirman, Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebagaimana Dia patut ditakuti, dan janganlah kamu mati kecuali sebagai orang Islam. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya."

Saudara-saudara seiman rahimakumullah,

Marilah bersyukur atas nikmat kesehatan dan kehidupan yang masih Allah anugerahkan. Semoga rasa syukur ini membuka pintu karunia yang lebih luas. Allah berfirman:

"Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmatmu, dan jika kamu mengingkari, sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)

Setiap muslim hendaknya menjadikan akhirat sebagai tujuan utama. Dunia hanyalah sarana untuk menuju kehidupan yang kekal. Firman Allah:

"Ketahuilah, bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan bermegah-megahan di antara kamu, seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani, kemudian menjadi kering dan hancur..." (QS. Al-Hadid: 20)

Menurut Ibnu Katsir, ayat ini menggambarkan kefanaan dunia dan kekalnya akhirat. Oleh sebab itu, setiap muslim harus menyiapkan diri dan keluarganya agar selamat dari azab neraka. Anak merupakan amanah dari Allah yang harus dijaga dan dididik dengan baik. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda:

"Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya." (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan At-Tirmidzi dari Ibnu Umar)

Allah berfirman:

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved