Rabu, 6 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

Teks Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Siksa Neraka yang Sangat Mengerikan

naskah khutbah yang dikutip dari suaramuhammadiyah.id untuk Jumat 8 Mei 2026 dengan tema “Siksa Neraka yang Sangat Mengerikan.”

Tayang:
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana pelaksanaan salat tarawih perdana di Masjid Agung Al-Imam Majalengka, Sabtu (2/4/2022). 

Ringkasan Berita:
  • Khutbah Jumat pada tanggal 8 Mei 2026 mengangkat tema yang menggugah kesadaran spiritual mengenai kengerian siksa neraka sebagai bentuk peringatan bagi umat beriman.
  • Siksa tersebut digambarkan melalui berbagai penderitaan fisik yang dahsyat, mulai dari panas api yang membakar, dingin ekstrem (Zamharir), hingga siksaan psikis dan fisik seperti wajah yang diseret serta konsumsi makanan berduri (Zaqqum) maupun minuman dari nanah.

TRIBUNCIREBON.COM - Siksa neraka digambarkan sebagai azab yang sangat mengerikan dengan beragam bentuk penderitaan.

Mulai dari panas yang membakar, dingin yang sangat ekstrem (Zamharir), kulit yang hangus lalu diganti kembali untuk disiksa ulang, wajah yang diseret ke dalam api, hingga minuman berupa air mendidih dan nanah, serta makanan dari pohon berduri bernama Zaqqum.

Bahkan siksa yang paling ringan sekalipun terasa sangat berat, seperti mendidihnya otak akibat bara api yang diletakkan di tumit. Sementara itu, siksa terberat berada di neraka Jahannam dan bersifat kekal bagi orang-orang kafir.

Hari Jumat dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu dari seluruh hari, dan diyakini oleh umat Islam sebagai hari yang penuh dengan keberkahan.

Adapun untuk khutbah Jumat kali ini, berikut disajikan naskah khutbah yang dikutip dari suaramuhammadiyah.id untuk Jumat 8 Mei 2026 dengan tema “Siksa Neraka yang Sangat Mengerikan.”

Baca juga: Materi Khutbah Jumat Singkat: Menjalani Takdir dengan Kesabaran dan Pikiran Positif

Khutbah 1

اْلحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيْدًا أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلهَ إِلاَّاللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا اتَّقُوْا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Segala puji bagi Allah, Tuhan pemiik seluruh alam. Penguasa samudera anugerah yang manusia rasakan selama masa. Tiadalah ada satu titik nikmat yang seorang insan dapatkan, kecuali adalah ketetapan dan karunia Allah yang maha rahman dan rahim. Insyaflah hati, mengucaplah lisan dengan untaian kalimat syukur alhamdu lillahi rabbil ‘alamin. Shalawat serta salam tercurah dan terlimpah kepada junjungan umat manusia, Nabi dan Rasul terakhir, Muhammad saw. Tidak ada kepada siapapun percontohan terbaik bagi anak cucu Adam kecuali padanya.

Hendaklah kita bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, sehingga kita dapat kembali dalam keadaan berislam.

Hadirin sidang jum’at yang berbahagia

Dalam hadis riwayat muslim nomor 2807, dari Anas bin Malik Rasulullah bersabda:

يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُصْبَغُ فِي النَّارِ صَبْغَةً ثُمَّ يُقَالُ يَا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ خَيْرًا قَطُّ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيمٌ قَطُّ فَيَقُولُ لَا وَاللَّهِ يَا رَبِّ

… “Orang termewah sedunia yang termasuk penghuni neraka didatangkan pada hari kiamat lalu dicelupkan sekali ke neraka, setelah itu dikatakan padanya: ‘Wahai anak cucu Adam, apa kau pernah melihat kebaikan sedikit pun, apa kau pernah merasakan kenikmatan sedikit pun? ‘ ia menjawab, ‘Tidak, demi Allah, wahai Rabb.’ …

Ada orang yang paling memiliki kemewahan sedunia dan termasuk penduduk surga, ada juga orang yang paling memiliki kemewahan dibanding manusia lainnya namun termasuk ahli neraka. Alih-alih segala fasilitas yang Allah berikan tersebut membawanya menempuh jalan takwa, justru malah ia gunakan untuk kesia-siaan dan maksiat. Karena kikir, harta tak pernah keluar untuk zakat dan membantu tetangga. Karena jahat, tubuh sehat dan kuat digunakan untuk menyakiti sesama.

Umur panjang tidak merubah kenyataan apabila ia dimasukan ke dalam neraka, segala bekas kenikmatan yang ia rasakan sepanjang hidup di dunia lenyaplah sudah, hilang hingga sampai pada ingatan, rambut memutih seakan tak pernah hitam, 60 tahun hidup di dunia dalam kemewahan hapus seketika karena sekejap mata saja, sekali saja, dicelupkan ke dalam neraka.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved