Kamis, 23 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Bacaan Talbiyah untuk Berhaji Lafadz Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Bacaan Talbiyah biasanya dilafalkan sejak seseorang berniat ihram, berisi pengakuan keesaan Allah dan kesiapan seorang hamba untuk taat.

Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Jemaah haji asal Jabar yang tengah melaksanakan wukuf di Arafah. 

Ringkasan Berita:
  • Talbiyah merupakan kalimat seruan yang dilafalkan oleh jemaah haji dan umrah sebagai simbol pemenuhan panggilan Allah SWT serta pengakuan atas keesaan-Nya. 
  • Berdasarkan riwayat hadis dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW mencontohkan bacaan ini saat melakukan ihram haji dan umrah secara bersamaan.
  • Oleh karena itu, setiap jemaah diwajibkan memahami lafal talbiyah dengan benar, yang biasanya mulai dikumandangkan sesaat setelah seseorang berniat ihram di titik miqat.

TRIBUNCIREBON.COM - Talbiyah adalah ucapan atau seruan yang dibaca oleh jemaah haji dan umrah sebagai bentuk memenuhi panggilan Allah SWT untuk melaksanakan ibadah tersebut.

Bacaan Talbiyah biasanya dilafalkan sejak seseorang berniat ihram, berisi pengakuan keesaan Allah dan kesiapan seorang hamba untuk taat.

Dari Anas bin Malik, “Saya mendengar Rasulullah Saw membaca talbiyah untuk berihram haji dan umrah bersama-sama dengan bacaan “Labbaika ‘umratan wa hajjan” (Aku patuhi perintahMu untuk umrah dan haji)” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Setiap jemaah haji/umrah wajib mengetahui lafal talbiyah yang benar.

Bacaan Talbiyah dibaca ketika seseorang mulai berihram untuk melakukan ibadah haji/umrah.

Ihram dilakukan ketika jemaah haji/umrah tiba di miqat, yaitu batas seseorang wajib berniat haji/umrah.

Miqat terdiri dari Miqat zamani (waktu) dan Miqat makani (tempat).

Miqat zamai yaitu waktu pelaksanaan haji, seperti pada bulan Syawal, Zulkaidah, dan awal Zulhijah, sedangkan Miqat makani yaitu batas lokasi tertentu yang tidak boleh dilewati tanpa berihram, seperti Bir Ali (Dzulhulaifah), Qarnul Manazil, Yalamlam, dan lainnya.

Mengutip buku Doa dan Dzikir Haji dan Umrah 1447 H/2026 M oleh Kementerian Haji dan Umrah, berikut bacaan Talbiyah.

Baca juga: BREAKING NEWS: 445 Jemaah Haji Kloter Pertama Berangkat dari Kertajati, Semua Lancar!

Bacaan Talbiyah Haji dan Umrah

لَبَّيْكَ اللهم لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ
Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.

Artinya: "Aku sambut panggilan-Mu ya Allah, aku sambut panggilan-Mu, aku sambut panggilan-Mu tidak ada sekutu bagi-Mu, aku sambut panggilan-Mu. Segala puji, kemuliaan, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu."
Salawat Setelah Membaca Talbiyah

اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma shalli wa sallim 'ala sayyidina Muhammadin wa 'ala ali sayyidina Muhammad.

Artinya: "Ya Allah, limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya."

Doa Sesudah Salawat

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved