Khutbah Jumat
NASKAH Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad SAW Sebagai Pengingat Menjaga Akhlak Anak Bangsa
Salat pada hari Jumat tersebut hanya terdiri dari 2 rakaat, yang diawali dengan khutbah Jumat oleh khatib.
Penulis: Sartika Harun | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TRIBUNCIREBON.COM - Hari Jumat adalah hari yang penuh keutamaan, berbeda dengan hari-hari lainnya. Pada hari istimewa ini, setiap laki-laki muslim yang telah balig, berakal, dan sehat, diwajibkan menunaikan salat Jumat dua rakaat sebagai pengganti salat Zuhur.
Salat Jumat memiliki rukun yang harus dilaksanakan, salah satunya adalah khutbah Jumat yang disampaikan khatib sebelum pelaksanaan salat. Khutbah tersebut berisi nasihat, peringatan, serta pengingat agar umat Islam semakin dekat kepada Allah.
Jumat sendiri dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu segala hari, yang diyakini kaum muslimin sebagai hari yang penuh berkah.
Baca juga: NASKAH Khutbah Jumat Besok 5 September: Rahasia Keagungan Nabi Muhammad SAW dalam Al-Qur’an
Pada momen ini, selain menunaikan salat berjamaah, umat Islam juga mendapatkan kesempatan untuk memperkuat iman dan memperbaiki akhlak.
Seiring tibanya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, khutbah Jumat kali ini mengangkat tema Menjaga Akhlak Generasi Muda.
Tema ini menjadi penting karena Rasulullah SAW hadir di muka bumi untuk menyempurnakan akhlak manusia. Oleh sebab itu, sudah selayaknya umat Islam meneladani ajaran beliau, sekaligus membimbing generasi penerus agar memiliki akhlak mulia yang diridai Allah ﷻ.
Baca juga: Teks Khutbah Jumat Terbaru 13 September 2024: Memahami dan Meneladani Ahlak Nabi yang Mulia
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ . فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah swt. Shalawat dan salam senantiasa kita haturkan kepada Rasulullah saw. Semoga kita senantiasa termasuk golongan hamba yang pandai bersyukur dan mendapatkan syafaat dari Nabi Agung Muhammad saw di hari kiamat. Amin.
Saat ini, kita sedang berada di bulan Rabiul Awwal yang di Indonesia lebih sering disebut sebagai bulan Maulid. Disebut demikian memang karena dalam bulan ini terjadi sebuah kejadian agung yakni kelahiran Nabi Muhammad saw. Sosok paling mulia di dunia, sosok yang kita diperintahkan untuk senantiasa bershalawat untuk meraih syafaatnya. Bukan hanya kita saja yang bersalawat, Malaikat dan Allah swt pun bersalawat kepada beliau. Hal ini termaktub dalam Al-Qur'an surat Al-Ahzab ayat 56:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
"Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Kehadiran Nabi Muhammad ke dunia ini membawa sebuah misi penting di antaranya adalah memperbaiki akhlak manusia. Misi ini menandakan bahwa akhlak menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia karena itulah yang akan membawa perdamaian dan ketentraman dalam setiap interaksi manusia dengan lingkungan sekitar. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari, Baihaqi, dan Hakim:
| Teks Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Hidup Tenang Sebab Allah akan Mencukupi Hamba-Nya |
|
|---|
| Teks Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Siksa Neraka yang Sangat Mengerikan |
|
|---|
| Materi Khutbah Jumat Singkat: Menjalani Takdir dengan Kesabaran dan Pikiran Positif |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat Terbaru: Peran Nabi Muhammad SAW dalam Mengangkat Derajat Perempuan |
|
|---|
| Materi Khutbah Jumat Singkat: Refleksi Diri Tanda-tanda Iman Melemah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/salat-gaib-dan-doa-bersama-untuk-Palestina-di-Masjid-Agung-AlImam-Majalengka-2023.jpg)