Jumat, 8 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Sensus Ekonomi 2026

Ini Alasan Bupati Kuningan Dorong Petugas Sensus Ekonomi Perkuat Fondasi Data Pembangunan Desa

Bupati Dorong Petugas Sensus Ekonomi 2026, Hingga Perkuat Fondasi Data Pembangunan Tingkat Desa

Tayang:
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Tribun Cirebon/TribunCirebon.com/ Ahmad Ripai
Bupati H Dian Rachmat Yanuar didampingi Asisten Daerah (Asda) II Setda Kabupaten Kuningan Wawan Setiawan,  Kepala Bappeda Kabupaten Kuningan Purwadi Hasan Darsono, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan H Ucu Suryana, 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Kuningan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) sekaligus pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
  • Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar saat mengapresiasi rombongan petugas sensus dari BPS tadi di kantor Bupati Kuningan di Jalan Siliwangi, Kamis (7/6/2026).
  • Bupati Dian menyambut baik berbagai terobosan yang dilakukan BPS Kabupaten Kuningan dalam memperkuat tata kelola data hingga tingkat desa.

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) sekaligus pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuningan.

Hal itu dikatakan Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar saat menerima rombongan petugas sensus dari BPS tadi di kantor Bupati Kuningan di Jalan Siliwangi, Kamis (7/6/2026).

Bupati Dian menyambut baik berbagai terobosan yang dilakukan BPS Kabupaten Kuningan dalam memperkuat tata kelola data hingga tingkat desa. "Tentu keberadaan data yang valid, objektif, dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah," ungkap Bupati Kuningan lagi.

Baca juga: Ekspor Rotan Cirebon Melejit! Tembus Rp 2,5 Triliun, Disperdagin Yakin 2026 Makin Moncer

Dian mengatakan  bahwa ini menjadi momentum transformasi kemampuan digital dan intelektual desa.

"Output akhirnya adalah desa memiliki kemampuan memahami, mengolah, dan memanfaatkan data secara mandiri untuk pembangunan,” ujar Bupati Dian.

Orang nomor satu di Kuningan menilai dari berbagai persoalan pembangunan kerap muncul akibat perencanaan yang belum sepenuhnya berbasis data akurat.

Baca juga: Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD dengan Istri Kuwu Dapat Sorotan dari Advokat Senior Cirebon

Karena itu, Program Desa Cantik diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan pembangunan hingga tingkat desa secara lebih tepat sasaran," ujarnya.

Terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Dian juga menegaskan pentingnya validitas dan akurasi data karena hasil sensus akan menjadi rujukan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah dalam jangka panjang.

“Data ini harus benar-benar akurat dan menjadi kerangka serta pedoman pembangunan hingga 10 tahun ke depan. Karena itu petugas harus memahami pentingnya ketelitian agar data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat,” katanya.

Baca juga: NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 8 Mei 2026: Tiga Jalan Utama Membuka Pintu Surga

Bupati Dian turut menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap rencana apel pencanangan Desa Cantik yang akan dilaksanakan pada 11 Mei 2026 sebagai momentum penguatan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan pembinaan statistik sektoral.

"Penguatan basis data desa juga perlu didukung kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi melalui program KKN Tematik agar proses pengumpulan dan pengelolaan data desa dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kuningan, Urip Sugeng Santoso menjelaskan rencana pencanangan Program Desa Cantik Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di sejumlah desa di Kabupaten Kuningan.

Baca juga: NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 8 Mei 2026: Ikhtiar Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka

"Program Desa Cantik merupakan program pembinaan statistik sektoral di tingkat desa guna meningkatkan literasi statistik, kapasitas pengelolaan data, serta kemampuan desa dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis data," ungkapnya.

BPS Kabupaten Kuningan juga memperkenalkan inovasi sistem digital bertajuk “Pandawa Cantik” atau Pusat Analisis dan Wawasan Data Cantik.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved