Arus Balik 2026
Arus Balik Lebaran, Penumpang Bus DAMRI Alami Lonjakan Hingga 40 Persen
Penumpang Bus Damri di masa arus balik ini mengalami peningkatan di Terminal Kertawangunan.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Bus DAMRI jurusan Kuningan dan Cirebon konsisten memberikan pelayanan terhadap penumpang, terlebih di suasana arus balik lebaran Idul Fitri 1447 H.
"Pelayanan optimal kepada penumpang terus kami berikan agar para pengguna jasa angkutan armada kami aman dan nyaman selama perjalanan," kata Manager Komersial Operasi Pelayanan dan Quality Assurance DAMRI, Wendy, saat ditemui di Terminal Kertawangunan, Rabu (25/3/2026).
Wendy mengatakan, pergerakan arus balik Lebaran 1447 H hingga sekarang terus mengalami peningkatan.
"Perum DAMRI mengoptimalkan layanan dan armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir," katanya.
Memasuki masa berakhirnya libur lebaran bagi pegawai sipil negeri dan sejumlah karyawan perusahaan swasta di kota besar, ini membuat terjadinya lonjakan penumpang.
"Justru untuk jumlah penumpang mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari normal dan perbandingan sekitar 40 persenan," katanya.
Mengenai jumlah penumpang yang telah diberangkatkan per Rabu (26/3/2026) ada sekitar 250 orang dan masih berpotensi bertambah seiring tingginya mobilitas masyarakat kembali ke perantauan.
"Antisipasi lonjakan kami menyiapkan tambahan armada, termasuk mengerahkan bus pariwisata selama masa angkutan Lebaran. Total unit bus ada sekitar 6 hingga 12 unit bus sesuai kebutuhan di lapangan," ujarnya.
Diketahui Perum DAMRI juga berkontribusi dalam program mudik gratis dengan menyediakan 10 armada bagi masyarakat Kabupaten Kuningan, yang turut mendorong peningkatan jumlah penumpang selama periode Lebaran.
"Untuk bantuan arus balik kita sediakan unit bus 10 armada. Kemudian, kategori bus tersedia itu ada Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP)," ujar Wendy.
Ia menambahkan bahwa Perum DAMRI melayani sejumlah rute utama, yakni Kuningan-Bandung (PP), Indramayu-Bandung (PP), serta Ciledug Cirebon-Bandung (PP) dengan tujuan Terminal Cicaheum Bandung.
Menyinggug cara mendapatkan tiket, Wendy mengaku bahwa kebutuhan itu dapat dilakukan secara daring melalui DAMRI Apps, Traveloka, dan Netbus.
"Perusahaan kami sediakan pembelian tiket secara online dan untuk jadwal keberangkatan juga dibuat lebih fleksibel menyesuaikan kondisi arus penumpang di lapangan," katanya.
Perum DAMRI juga memastikan kesiapan armada melalui ramp check di Terminal Leuwipanjang serta melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian sebagai pengaturan lalu lintas, termasuk skema one way.
Meski terjadi lonjakan penumpang, tarif tiket tetap normal tanpa kenaikan selama periode angkutan Lebaran.
“Untuk tarif tidak ada kenaikan, tetap seperti biasa diantara Rp 80 ribu sampai Rp 100 ribu untuk kelas reguler,” katanya.
Baca juga: Ratusan Perantau Asal Kuningan Bertolak ke Kota Besar, Disediakan Bus Gratis
| Polisi Temukan Rest Area Padat hingga Kendaraan Sumbu Tiga Masih Melintas di Tol Cipali |
|
|---|
| Pantura Cirebon Masih Ramai! 69 Ribu Kendaraan Melaju ke Jakarta, 60 Persen Pemudik Belum Balik |
|
|---|
| H+6 Baru Balik! Pemudik di Cirebon Ini Pilih Santai ke Bogor, Sering Istirahat di Rest Area |
|
|---|
| One Way Mulai Diberlakukan di Tol Cipali Arah Jakarta |
|
|---|
| 2 Jam Merayap dari KM 229! Curhat Pemudik Asal Malang Jelang One Way di Tol Cipali Cirebon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Bus-Damri-yang-melayani-rute-perjalanan-dari-Bandungd.jpg)