Gas Melon Nyaris Langka di Kuningan, Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri Buka Suara
Setelah Lebaran, gas 3 kilogram sulit didapatkan warga Kuningan, Jawa Barat.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kelangkaan gas melon atau gas elpiji 3 kilogram di sejumlah wilayah di Kuningan saat momentum libur lebaran Idulfitri 1447 H mendapat perhatian dari Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kuningan Toni Kusumanto saat dihubungi melalui sambungan selulernya.
"Menipisnya ketersediaan gas bersubsidi tersebut dipicu oleh lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang hingga pascaLebaran. Hal itu jadi penyebab kelangkaan terjadi di daerah," kata Toni kepada wartawan, Minggu (22/3/2026).
Toni mengatakan pemerintah daerah bersama pihak Pertamina sebenarnya telah melakukan langkah antisipasi dengan menambah pasokan elpiji sejak beberapa hari sebelum hari raya.
“Perlu diketahui bahwa untuk stok sudah ditambah mulai H-3 sampai H+3, bahkan untuk permintaan kami lebihkan ke pihak Pertamina," katanya.
Di samping itu, Toni mengemuka hawa untuk penyaluran tambahan elpiji di Kabupaten Kuningan dilakukan melalui skema fakultatif dan extra dropping.
"Seingat saya untuk di tanggal 19 Maret 2026 tercatat sebanyak 45.360 tabung, 20 Maret 2026 sebanyak 9.520 tabung, dan 22 Maret 2026 sebanyak 28.000 tabung."
Kemudian, extra dropping, dilakukan pada 20 Maret 2026 sebanyak 11.200 tabung dan kembali dijadwalkan pada 23 Maret 2026 sebanyak 11.200 tabung," ucapnya.
Mengenai harga elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer sempat melonjak hingga Rp 23 ribu bahkan Rp 25 ribu per tabung pengawasan pemerintah hanya berlaku hingga Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pangkalan.
"Kami hanya bisa mengawasi sampai HET di pangkalan, yaitu Rp 19 ribu," katanya.
Diberitakan sebelumnya, pascaperayaan Lebaran IdulFitri 1 Syawal 1447 Hijriyah terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan.
Hal ini tentu membuat konsumen atau warga di kota kuda kelimpungan mencari gas melon tersebut.
Seperti di kelurahan Kuningan, Alya Rizqih (26) mengatakan, kelangkaan gas terjadi sejak sore kemarin.
"Mulai dari sore kemarin (Sabtu, 21/3/2026) susah cari gas melon Kang," kata dia kepada Tribun saat ditemui di warung lingkungan setempat, Minggu (22/3/2026).
Ia menduga kesulitan mencari pasokan gas melon, ini terjadi akibat banyaknya penggunaan.
| Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Hari Ini 7 Mei 2026, Ada di Alun-alun Luragung |
|
|---|
| Bulan Literasi Keuangan Digelar di Universitas Kuningan, Bupati Ingatkan Bahaya Pinjol dan Judol |
|
|---|
| Stimulan untuk RT, RW dan LPM di Kuningan Bakal Segera Cair, Langsung Ditransfer |
|
|---|
| Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Hari Ini 6 Mei 2026, Ada di Pasar Ciawigebang |
|
|---|
| 3 Hari Menghilang Tanpa Jejak, Pria di Kuningan Belum Ditemukan, Pencarian Beralih ke Darat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/tabung-gas-elpiji.jpg)