Sabtu, 11 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Bupati dan Kapolres Kuningan Gelar Gerakan Pangan Murah di Cipicung

Kali Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Kuningan digelar di Kecamatan Cipicung.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
GPM - Gerakan Pangan Murah di Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Kuningan, Rabu (4/3/2026). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai 

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar bareng Kapolres AKBP Muhamad Ali Akbar melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Desa Susukan, Kecamatan Cipicung.

Hal itu dilakukan sebagai upaya nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok yang cenderung melonjak drastis selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

"Laporan panitia untuk ketersediaan dalam gerakan pangan murah ada sebanyak 6,5 ton sembako yang langsung diserbu warga. Tingginya antusiasme masyarakat membuat stok yang disediakan diprediksi habis hanya dalam waktu kurang dari dua jam," ucap Bupati Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar, Rabu (4/3/2026).

Bupati mengatakan program kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan akses pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.

"Kegiatan ini untuk membantu masyarakat, karena biasanya di bulan Ramadan menjelang Lebaran itu harga-harga sembako melonjak," katanya.

Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar mengatakan kegiatan ini merupakan gerakan serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Selain untuk membantu ekonomi warga, kegiatan ini juga berfungsi sebagai langkah preventif terhadap praktik penimbunan barang.

"Kami berharap bahwa apa yang disampaikan Pak Bupati terkait dengan mencegah adanya penimbunan, kemudian kita mencegah adanya lonjakan harga, maka dengan Gerakan Pangan Murah ini bisa bantu kebutuhan masyarakat," katanya.

Kapolres juga mengaku terkesan dengan semangat para ibu rumah tangga yang rela mengantre demi mendapatkan sembako untuk keluarga mereka.

"Di situlah kesenangannya, ternyata pengorbanannya luar biasa. Rela antre, rela tawar-menawar," katanya. 

Kapolres menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesejehteraan ekonomi masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah. 

"Untuk di Kuningan, masyarakarnya dapat merasakan manfaat dari kehadiran pemerintah dan Polri di tengah fluktuasi harga pangan," katanya. 

Kegiatan ini menyediakan sembilan komoditas utama yang dijual dengan harga sangat kompetitif.

Antara lain, beras  Rp 12.000 per kg, minyak goreng Rp 15.500 per liter, daging sapi Rp 120.000 per kg, daging ayam Rp 36.000 per kg, telur ayam: Rp 29.000 per kg, cabai Rp 28.000 per kg, bawang merah/putih Rp 38.000 per kg, gula pasir Rp 15.500 per kg, tepung terigu Rp 8.000 per kg.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa di Kuningan Rabu 4 Maret 2026, Masih Ada Waktu untuk Mengaji Seperempat Juz

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved