Demi Dongkrak PAD, Bupati Kuningan Gencarkan Pengembangan Desa Wisata
Upaya meningkatkan pendapatan asli daerah menjadi pekerjaan rumah kepala daerah Kuningan.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Upaya meningkatkan pendapatan asli daerah menjadi pekerjaan rumah kepala daerah Kuningan
- Upaya tersebut termasuk melakukan pembenahan sistem pendapatan daerah sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Upaya meningkatkan pendapatan asli daerah menjadi pekerjaan rumah kepala daerah Kuningan.
Upaya tersebut termasuk melakukan pembenahan sistem pendapatan daerah sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Demikian hal itu dikatakan Bupati Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar saat berbincang khusus dengan Manajer Konten Tribuncirebon.com, Machmud Mubarok yang akrab di sapa Kang Mac saat berlangsung di Kantor Bupati Kuningan Komplek, KIC di Jalan Soekarno, Rabu (18/2/2026).
Baca juga: Bincang Khusus Tribun Jabar, Bupati Dian Bahas 1 Tahun Kinerja Pemkab Kuningan Soal Infrastuktur
Diketahui Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengaku masih terdapat sejumlah kelemahan dalam sistem pengelolaan pajak daerah khususnya pajak restoran dan hotel serta hiburan.
“Pertama yang harus kita sempurnakan adalah sistemnya, terutama kaitan dengan pajak restoran, hotel, dan hiburan. Kita akui masih ada kelemahan,” ujarnya.
Mengenai objek wisata di kawasan konservasi seperti Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) juga menjadi tantangan tersendiri.
"Kami pemerintah daerah harus berhati-hati karena kawasan tersebut berada di bawah kewenangan pusat, sehingga daerah hanya menerima bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," ungkapnya.
Untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), kata Bupati Dian, bahwa Pemkab Kuningan kini mengintensifkan pajak-pajak potensial seperti restoran, hotel, dan hiburan.
"Sementara itu, sektor pajak galian tidak lagi menjadi fokus seiring kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang membatasi eksploitasi sektor tersebut.
Tak hanya pajak, pemerintah juga mulai membenahi sektor retribusi, termasuk parkir.
Baca juga: Tiga Pelaku Pencurian Motor di Ligung Majalengka Ditangkap Polisi
Berdasarkan simulasi, potensi retribusi parkir bisa mencapai lebih dari Rp3 miliar per tahun, namun realisasinya belum optimal," katanya.
Di samping itu, untuk mendorong Program Desa Wisata Unggulan sebagai daerah yang dikenal dengan wisata alam, Kuningan juga menggencarkan program pengembangan desa wisata.
"Salah satu program unggulan adalah mendorong desa-desa mengembangkan potensi lokalnya secara maksimal," katanya.
| 243 Jemaah Haji Kuningan Diberangkatkan, Bupati Dian Rachmat Yanuar Beri Pesan Begini |
|
|---|
| Euforia Persib Bandung Menggema, Pemkab Kuningan Siap Gelar Nobar di Pandapa Paramartha |
|
|---|
| Bupati Kuningan Apreasiasi Polres Damaikan Suporter Persib dan Persija, yang Bersalah Harus Dihukum |
|
|---|
| Niat Beli Bensin, Pelajar Kuningan Jadi Korban Brutal Usai Laga Persib vs Persija, Ini Kata Bupati |
|
|---|
| Ucok Baba Bertemu Bupati Dian Rachmat Yanuar Hingga Berwisata di Kuningan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Bupati-Kuningan-Dian-Rachmat-Yanuar-saat-wawancara-khusus-dengan-Tribun-JabarS.jpg)