Setahun Dirahmati Pimpin Kuningan
Setahun Dirahmati Pimpin Kuningan, Ini Prestasi yang Diraih Bupati Dian dan Wabup Tuti
Sudah setahun pasangan Dian Rachmat Yanuar dan Tuti Andriani memimpin Kuningan.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Satu tahun kepemimpinan Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar, bersama Wakil Bupati Tuti Andriani menjadi penguat komitmen pembangunan dengan Visi Kuningan MELESAT (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh).
Tahun pertama pemerintahan Kang Dian dan Amih Tuti bukan tanpa ujian. Tantangan fiskal menjadi realitas yang harus dihadapi sejak awal masa jabatan.
Di antaranya terdapat pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 111 miliar, gagal salur Dana Bagi Hasil (DBH) Rp 78 miliar, serta target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum optimal, menjadi tekanan berat bagi ruang gerak pembangunan.
Namun, di tengah keterbatasan itu pelayanan masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan sektor ekonomi menjadi prioritas.
"Perubahan tidak dibangun secara instan, melainkan melalui fondasi yang kokoh dan kerja kolektif seluruh elemen masyarakat," ucap Dian didampingi Tuti saat acara refleksi pemerintah Kuningan setahun kerja sebagai penyelenggara negara, Senin (16/2/2026) malam.
Berikut sejumlah keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan.
Pertama angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,74 persen, atau sekitar 12.160 warga keluar dari garis kemiskinan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turut menurun menjadi 7,59 persen.
"Pertumbuhan ekonomi menunjukkan lonjakan impresif hingga 9,11 persen pada triwulan III, menjadikan Kuningan salah satu daerah dengan pertumbuhan tertinggi di Jawa Barat. Bahkan pada triwulan II, Kuningan sempat mencatatkan pertumbuhan ekonomi terbaik di Pulau Jawa," ucapnya.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyelesaian tunda bayar senilai Rp 96,7 miliar pada September 2025, lebih cepat dari jadwal.
"Tahun anggaran 2025 pun ditutup tanpa tunda bayar maupun gagal bayar. Melihat stabilitas fiskal ini berdampak pada percepatan pembangunan infrastruktur. Sebesar Rp 53 miliar dialokasikan untuk perbaikan 153 ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Kuningan," ujarnya.
Bupati Dian menuturkan komitmen untuk terus melakukan perbaikan. “Integritas moral menuntut kami untuk berani mengakui di mana langkah yang tersandung,” ujarnya.
Kerjasama pemerintah dan semua unsur serta masyarakat membuahkan sejumlah penghargaan tingkat provinsi dan nasional sepanjang 2025. Di antaranya sebagai berikut :
- Person of The Year 2025 – Top Government in Public Relations, Pengakuan atas kepiawaian membangun komunikasi publik yang efektif dan partisipatif.
- TOP Pembina BUMD, Apresiasi atas keberhasilan membina dan meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah.
- Visionary Leader of Accelerated Economic, Penghargaan atas kepemimpinan yang fokus pada percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
- Kabupaten Informatif, Penghargaan dari Komisi Informasi Jawa Barat atas transparansi dan keterbukaan informasi publik.
- Kinerja JDIH Meningkat, Terjadi peningkatan performa Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum sebagai wujud penguatan regulasi dan dokumentasi hukum daerah.
- Pelayanan Adminduk Kategori “Baik”, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meraih kategori “Baik” dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia atas inovasi pelayanan dan optimalisasi data kependudukan.
- Disamping itu, Pemerintah daerah berhasil melunasi kewajiban tunda bayar sebesar Rp 96,7 miliar lebih cepat dari jadwal.
- Daerah Percontohan BP Taskin RI, Dipilih sebagai daerah percontohan nasional program pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).
- Untuk Sektor Ketenagakerjaan, Pembukaan lebih dari 13.000 lowongan kerja dalam 100 hari kerja pertama.
- Ketahanan Pangan Award Jabar, Meraih dua kategori: Gerakan Pangan Murah (GPM) Terbaik dan Neraca Pangan Terbaik tingkat provinsi.
- Penghargaan KTNA Jabar, Sektor pertanian menyabet empat penghargaan tingkat provinsi bagi aparatur dan petani dari Kontak Tani Nelayan Andalan Jawa Barat.
- Produksi Padi Nasional, Berkontribusi pada peningkatan produksi padi Jawa Barat (10,2 juta ton) dan nasional (60,37 juta ton GKG). Bantuan Alsintan, Penyaluran 337 unit alat dan mesin pertanian senilai Rp10 miliar untuk meningkatkan produktivitas petani.
- Pengendalian Inflasi – Pinunjul Award, Penghargaan pengendalian inflasi daerah yang berhasil diraih empat kali berturut-turut.
- Anugerah Social Worker Indonesia, Predikat Teladan Berprestasi atas kebijakan pembangunan kesejahteraan sosial yang inklusif dan manusiawi. Peringkat II Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi, Capaian prestasi pembangunan daerah di tingkat Jawa Barat.
Bupati Dian mengatakan, bahwa jabatan memiliki batas waktu, namun pengabdian kepada daerah tidak pernah berhenti.
“Satu tahun ini hanyalah langkah pertama dari ribuan mil perjalanan kita. Mari berjalan bersama untuk menjemput Kuningan Melesat,” ucapnya optimistis.
| Jadwal SIM Keliling Majalengka Hari Ini 7 April 2026, Segera Cek Lokasi dan Jadwalnya Sekarang |
|
|---|
| Jadwal SIM Keliling di Indramayu Hari Ini 7 April 2026, Ada di Balai Desa Arahan Lor dan Larangan |
|
|---|
| 'Baru Turun, Langsung Dialihkan’, Kisah Penumpang yang Terimbas KA Anjlok, Beralih ke Bus di Cirebon |
|
|---|
| BNN Jawa Barat Ungkap Modus Baru Peredaran Narkotika Lewat Vape, Sasar Generasi Muda |
|
|---|
| Jembatan Garuda Dibangun di Lemahsugih, TNI Buka Akses Wilayah Terisolasi di Majalengka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Kuningan-Satu-Tahun-Dian-Tuti.jpg)