Tembok Penahan Tebing Ambruk
Tak Kuat Dihantam Hujan, Rumah Warga dan TPT di Kuningan Roboh dalam Sekejap
Hujan Deras, Atap Rumah Warga dan Tembok Penahan Tebing di Kuningan Ambruk
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Hujan deras di Kabupaten Kuningan menyebabkan atap rumah warga di Desa Kananga ambruk dan tembok penahan tanah (TPT) di Desa Dukuhmaja jebol.
- Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut, namun sejumlah rumah mengalami kerusakan berat. Warga terdampak sementara mengungsi ke rumah kerabat.
- Bangunan rumah semi permanen milik Arni (56) di Desa Kananga roboh akibat struktur lapuk dan hujan deras.
Laporan Kontributor Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan menyebabkan atap rumah warga di Desa Kananga, Kecamatan Cimahi, ambruk. Selain itu, tembok penahan tanah (TPT) di Desa Dukuhmaja, Kecamatan Luragung, juga jebol hingga menimpa rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, menjelaskan bahwa robohnya bangunan dipicu kondisi konstruksi yang sudah rapuh dan tidak sanggup menahan beban saat diguyur hujan.
“Peristiwa ambruknya bangunan ini disebabkan kondisi struktur yang sudah lapuk sehingga tidak kuat menahan beban ketika hujan turun cukup deras,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Baca juga: Pasar Lesu? Harga Emas Pegadaian di Ciayumajakuning Hari Ini 15 Februari 2026 Kompak Stagnan
Rumah yang terdampak di Desa Kananga merupakan bangunan semi permanen berukuran sekitar 15x12 meter. Bagian ruang tamu mengalami kerusakan berat akibat struktur yang melemah dan curah hujan tinggi.
Rumah tersebut diketahui milik Arni (56), yang tinggal seorang diri. Beruntung, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, meski kerugian material ditaksir cukup besar.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini, tetapi satu unit rumah mengalami kerusakan berat,” katanya.
Baca juga: Modus Beli Kopi, Perampok Alfamart Pasar Balong Majalengka Todong Kasir Pakai Golok
Saat ini, Arni untuk sementara tinggal di rumah kerabatnya, Kodir (45), warga setempat yang dihuni satu keluarga dengan lima anggota.
“Penanganan sementara dilakukan secara gotong royong, dan kebutuhan mendesak saat ini berupa bantuan logistik,” tambahnya.
Di lokasi terpisah, longsor terjadi di Desa Dukuhmaja. TPT sepanjang 7 meter dengan lebar 2 meter yang berada di halaman rumah warga ambruk dan materialnya menimpa rumah di bawahnya.
Baca juga: Langkah Perdana yang Spektakuler, Debut Sekaloka yang Memukau di Kurasi Musik Vol. 58
“TPT di samping rumah Ibu Rosita (55) roboh dan materialnya mengenai rumah milik Pak Taslih (80),” jelasnya.
Taslih yang merupakan lansia dan tinggal seorang diri tidak mengalami luka, namun bagian rumahnya terdampak material longsoran. Sementara itu, rumah Rosita yang dihuni tiga orang juga mengalami kerusakan di bagian halaman.
Keduanya kini mengungsi ke rumah saudara yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.
| Persib Ingatkan Aremania Tak Hadir di Stadion GBLA Pada Jumat Ini |
|
|---|
| Antrean Haji di Cirebon Capai 29 Tahun: Daftar Usia 30 Tahun, Berangkat Sekitar Usia 60 Tahun |
|
|---|
| Kebakaran Melanda Tempat Penyimpanan Barang Bekas di Cirebon, 2 Bus Rongsok Hangus |
|
|---|
| Viral TKW Minta Keadilan, Polisi Buru Tersangka Pelecehan Anak di Majalengka |
|
|---|
| Detik-detik Siswa SMP Nekat Panjat Tower BTS di Cirebon, Dipicu Rebutan HP dengan Kakak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Tembok-Penahan-Tebing-di-Kuningan-Ambruk.jpg)