Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Berita Kuningan Hari Ini

Daftar Mitra SPPG Makan Bergizi Gratis di Kuningan yang Berhenti Operasi Kian Bertambah

Jumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan yang menghentikan operasional

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Istimewa
MENU MBG - Daftar Mitra SPPG Makan Bergizi Gratis di Kuningan yang Berhenti Operasi Kian Bertambah 

TRIBUNCIREBON.COM- Jumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan yang menghentikan operasional kembali bertambah.

Setelah sebelumnya muncul informasi penghentian dapur MBG di Kecamatan Cigandamekar, kini penghentian juga dilakukan oleh mitra SPPG MBG di Desa Bandorasawetan, Kecamatan Cilimus.

Mitra SPPG MBG di wilayah tersebut tercatat memiliki kuota Daftar Penerima Manfaat (DPM) sekitar 3.580 orang. Kepala SPPG Kuningan Cilimus Bandorasawetan, Candra Purnama, menyampaikan bahwa permohonan penghentian operasional telah diajukan sejak Selasa, 16 Desember 2025.

Baca juga: Razia Nataru di Kabupaten Cirebon: 920 Botol Miras Disita, Pasangan Mesum Ikut Terjaring

Menurut Candra, penghentian sementara operasional dapur MBG dilakukan karena belum adanya pencairan bantuan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, faktor libur akhir tahun sekolah juga menjadi pertimbangan dalam keputusan tersebut.

SPPG Kuningan Cilimus Bandorasawetan yang berada di bawah naungan Yayasan Membumi Langit Pertiwi secara resmi mengajukan permohonan penghentian operasional sementara kepada Badan Gizi Nasional Republik Indonesia.

Permohonan itu tertuang dalam surat bernomor SPPG/XII/2025/01 tertanggal 14 Desember 2025 dan ditujukan kepada Direktur Penyedia dan Penyaluran Wilayah II.

Baca juga: Sidang Dugaan Korupsi PIP SMAN 7 Cirebon Masuk Babak Panas, 7 Saksi Dihadirkan Jaksa

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa bantuan pemerintah (Banper) yang diterima belum dapat direalisasikan sepenuhnya. Hal ini disebabkan adanya ketidaksesuaian antara dana yang direalisasikan dengan proposal anggaran yang telah diajukan. Akibatnya, lokasi dan sarana pendukung pelayanan belum dapat difungsikan secara optimal. Surat permohonan tersebut juga ditembuskan kepada Badan Gizi Nasional, Kepala Regional Jawa Barat, serta Koordinator Wilayah Kuningan.

Sementara itu, di Kecamatan Cigandamekar, sejumlah warga mengaku terkejut setelah beredarnya informasi penghentian pembagian MBG. Salah seorang warga, Sinta (34), mengatakan bahwa kabar tersebut membuat masyarakat bingung dan khawatir terkait keberlanjutan program.

Ia menjelaskan, isi informasi yang beredar menyebutkan dapur MBG mengalami kendala pembiayaan produksi akibat keterbatasan modal serta keterlambatan pencairan dana dari BGN. Informasi tersebut menyebar melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca juga: VIRAL, Ngobrol di Tambal Ban, Warga Plered Cirebon Tiba-tiba Tumbang dan Meninggal di Jalan Ramai

Hingga kini, Ketua Paguyuban MBG Kuningan, H Udin Kusnedi, mengaku belum mengetahui secara pasti permasalahan yang terjadi sehingga belum dapat memberikan tanggapan.

Hal serupa disampaikan Ketua Satgas MBG Kuningan yang juga Sekretaris Daerah Kuningan, U Kusmana, yang belum memberikan keterangan terkait rencana penghentian operasional mitra SPPG MBG.

Terlepas itu, berikut informasi yang menyebar dalam broadcast atas kepemilikan Mitra SPPG MBG seperti ini.

Asalamualaikum Wr wb,
Selamat pagi Bapak/Ibu Semua nya salam Sejahtera untuk Kita semua  
Mohon Izin Bapak/Ibu semuanya sehubungan dengan dana pencairan operasional dapur di stop oleh BGN terhitung sejak 08 Desember s/d saat ini, maka dari itu saya selaku Kepala Dapur SPPG Kuningan Cigandamekar Panawuan dengan berat hati dan menyayangkan untuk menutup dapur sementara hingga dana Bantuan Pemerintah (Banper) di salurkan kembali.
Maka dari itu saya mohon kepada seluruh pihak PIC yg bertanggung jawab di tiap tiap sekolahnya, untuk memberikan pemahaman kepada siswa siswinya serta ortu murid, bahwa terhitung mulai tanggal 17 Desember 2025 dapur MBG Kuningan Cigandamekar Panawuan berhenti operasional dikarenakan dana anggaran dari pemerintah hanya cukup sampai hari ini, tidak diperbolehkan dana talang dari pihak manapun terutama mitra, karena menjelang akhir tahun dan tutup buku sesuai yg dijelaskan oleh Waka BGN Sony Sonjaya.
Atas perhatiannya saya ucapkan Terimakasih    

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved