Sekolah Tatap Muka
SIAP-SIAP Sekolah Tatap Muka Dibuka di Subang, Bupati: Belajar Daring Tak Begitu Efektif
Bupati Subang Ruhimat menjelaskan, saat ini pihaknya juga tengah berusaha mewujudkan pelaksanaan belajar tatap muka.
Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana
TIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Sejumlah opsi dan aturan persiapan pelaksanaan sekolah tatap muka di Subang mulai gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Subang.
Sosialisasi aturan dan protokol kesehatan, serta pengadaan sarana dan prasarana pendukung sekolah pelaksana tatap muka dan mendorong percepatan vaksinasi untuk tenaga pendidikan di Kabupaten Subang kini mulai jadi pembahasan serius.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Maxi mengungkapkan saat ini Dinas Kesehatan Subang telah memiliki persediaan 20.000 dosis vaksin yang dialokasikan untuk masyarakat Subang termasuk tenaga pendidikan.
"Sesuai rencana, bahwa saat ini para tenaga pendidikan jadi prioritas karena kita kejar target agar bisa selesai sebelum tahun ajaran baru," papar Maxi kepada Tribun seusai rapat di rumah dinas Bupati Subang, Selasa (18/5/2021).
Sementara Bupati Subang Ruhimat menjelaskan, saat ini pihaknya juga tengah berusaha mewujudkan pelaksanaan belajar tatap muka.
"Seperti kita ketahui bahwa belajar daring selama ini kurang begitu efektif, hanya karena saat ini dalam masa darurat jadi sekolah harus daring," ujar Bupati Subang.
Dirinya telah menginstruksikan agar persiapan belajar tatap muka dilakukan benar-benar matang.
"Utamanya kita harus memperhatikan perkembangan terkini kasus COVID-19 di Kabupaten Subang, apabila memungkinkan untuk dibuka sekolah tatap muka. Maka semua pihak harus mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang ditetapkan," imbuhnya.
Namun, Bupati menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan sekolah tatap muka kembali ditutup apabila kondisi perkembangan kasus COVID-19 kembali meningkat di Subang.
"Kuncinya kesadaran dan kepatuhan bersama, saat ini dinas-dinas terkait sedang berupaya, berkoordinasi serta melakukan sejunlah rangkaian persiapan. Masyarakat mohon bersabar dan berdoa agar kerja kita bisa sesuai target," ujarnya.
Baca juga: Kalau Begini Sekolah Tatap Muka Bisa Tertunda Lagi, Mutasi Virus Corona Ancam Anak-anak & Remaja
Baca juga: Siap-siap KBM Tatap Muka di Indramayu, Satgas Covid-19 Terus Godok Persiapannya
Secara Terbatas
Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri mengenai Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 telah ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, Maret lalu.
Pemerintah menyatakan pada tahun ajaran baru Juli 2021 mendatang, sudah dapat dilakukan dengan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.
Dinas Pendidikan Provinsi Jabar pun telah mempersiapkan PTM terbatas dengan tetap menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/pemerintah-tak-ingin-memaksakan-kbm-tatap-muka-di-majalengka-kembali-digelar.jpg)