Istri Pekerja Kilang Pertamina Balongan Indramayu Tinjau Langsung Risiko Kerja Suami
Program Family Road to Refinery memperkuat kesadaran keselamatan kerja di Pertamina Balongan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Puluhan wanita bersegaram rapi tampak memasuki kawasan Kilang Pertamina Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.
Mereka yang mengenakan pakaian pelindung, sarung tangan, dan helm itu terlihat melangkah hati-hati sambil matanya sesekali menatap pipa maupun mesin raksasa yang berderu tanpa henti.
Langkah kaki 40-an istri pekerja kilang yang tergabung dalam Persatuan Wanita Patra (PWP) tersebut tampak berhenti di Ruang Pusat Pengendali Kilang (RPPK) dan Ruang Control Room Unit Oil Movement.
Dari balik kaca besar, mereka menyaksikan langsung para pegawai duduk tegap di depan puluhan monitor rumit, memantau tekanan, suhu, dan aliran minyak yang ketegangannya konstan.
Bahkan, suasana ruang kendali yang sunyi itu seperti berbanding terbalik dengan gemuruh pipa dan mesin raksasa yang terdapat di areal luar ruangan Kilang Pertamina Balongan.
Gerbang yang biasanya steril tersebut sengaja dibuka bagi para istri pegawai Kilang Pertamina Balongan dalam program Family Road to Refinery, sehingga bisa melihat dari dekat tempat kerja suaminya.
Ketua PWP Tingkat Wilayah Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan, Erlita Yulianto Triwibowo, mengaku, tak bisa menahan haru dan bangga kepada para pekerja Kilang Pertamina Balongan, khususnya suaminya.
Sebab, menurut dia, bagi istri yang merasakan langsung atmosfer lingkungan kerja suaminya yang penuh risiko seperti membuka kesadaran baru, dan cukup emosional.
"Dari kunjungan ini, kami menyadari ternyata tidak mudah bekerja di kilang, karena harus mengenakan coverall yang tebal, sepatu safety yang cukup berat, dan kelengkapan lainnya," ujar Erlita Yulianto Triwibowo saat ditemui di Kilang Pertamina Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Sabtu (13/6/2026).
Namun, para pekerja kilang setiap hari rela menjalani rutinitas tersebut sambil mengenakan pakaian yang dinilai cukup panas dalam kondisi cuaca Kabupaten Indramayu yang juga relatif menyengat.
Dalam kunjungan itu, Fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) RU Balongan tampak mengedukasi puluhan anggota PWP mengenai mitigasi bahaya saat bekerja di areal kilang.
Selain itu, PWP juga turut diperlihatkan skenario terburuk yang sewaktu-waktu terjadi, dan mengancam keselamatan, khususnya saat terdapat kelalaian sekecil apapun.
Mereka juga didorong menjadi agen keselamatan untuk mengampanyekan aspek HSSE yang harus selalu diutamakan saat bekerja, khususnya kepada suaminya masing-masing.
Manager HSSE RU Balongan, M Arifin, mengatakan, agenda Family Road to Refinery kali ini merupakan bagian dari Safety Leadership Program (SLP), sehingga para istri pegawai dapat memahami risko pekerjaan suaminya.
| Kemeriahan Pentas Seni Budaya di Car Free Night Indramayu |
|
|---|
| Polres Indramayu Ringkus Dua Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Sukra |
|
|---|
| Disdikbud dan Satlantas Polres Indramayu Terapkan Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas |
|
|---|
| Gara-gara 2 Kali Mangkir Rapat Kerja, DPUPR Indramayu Kena Tegur Komisi IV DPRD Indramayu |
|
|---|
| Selama Januari-Mei 2026, Polres Indramayu Tangani 76 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Kunjungi-Tempat-Kerja-Suami-Balongan-Pertamina.jpg)