Minggu, 17 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Indramayu Jadi Pilot Project Nasional, Lucky Hakim: Pertanian Modern Siap Dongkrak Hasil Panen

Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmen Kabupaten Indramayu dalam mendukung pertanian modern melalui program PM-AAS jadi pilot project

Tayang:
DOK. DISKOMINFO INDRAMAYU
BUPATI INDRAMAYU- Indramayu Jadi Pilot Project Nasional, Lucky Hakim: Pertanian Modern Siap Dongkrak Hasil Panen 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmen Kabupaten Indramayu dalam mendukung pertanian modern melalui program PM-AAS yang menjadi pilot project nasional untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
  • Program PM-AAS di Desa Plosokerep didukung bantuan dari Kementerian Pertanian berupa benih, pupuk, alsintan, dan pompa air. 
  • Modernisasi ini bertujuan membuat proses tanam lebih cepat, efisien, dan tidak memberatkan petani.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memastikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu berkomitmen mendukung pertanian modern.

Terlebih, Kabupaten Indramayu termasuk salah satu daerah dari total 15 lokasi se-Indonesia yang menjadi pilot project program Pertanian Modern Agriculture Advance System (PM-AAS).

Menurut dia, penerapan PM-AAS di wilayah Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, itu menjadi upaya untuk memperkuat peran Indramayu sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Baca juga: Lahan Terancam Menyusut, Indramayu Andalkan Pertanian Modern, Begini Kata Bupati Lucky Hakim


"Pertanian di Indramayu sudah menjadi budaya dan bagian dari denyut kehidupan masyarakat, sehingga pemerintah daerah siap mendukung penuh modernisasi pertanian," kata Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5/2026).

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang telah memberikan bantuan benih, pupuk, alsintan, dan 100 unit pompa air untuk mendukung program PM-AAS di Indramayu.

Karenanya, pihaknya meminta para kelompok tani di Desa Plosokerep untuk menjaga dan menggunakan bantuan tersebut semaksimal mungkin demi menyukseskan program PM-AAS.

Baca juga: Niat Ganti Pakaian, Warga Kalijga Kota Cirebon Ini Malah Dapat Kejutan Biawak di Dalam Kamar


"Program PM-AAS ini membantu petani supaya tidak terlalu capek, karena roses tanam menjadi lebih cepat dan efisien. Jika tidak dimodernisasi, maka sektor pertanian Indramayu bisa stagnan," ujar Lucky Hakim.

Ia mengatakan, modernisasi tersebut harus diterapkan di seluruh lini pertanian dari mulai proses penanaman hingga perawatan tanaman, sehingga hasilnya sesuai yang ditargetkan.

Baca juga: Cirebon Siapkan Perubahan Besar di Infrastruktur Jalan, Target Kemantapan Kini 86 Persen


Selain itu, penerapan program PM-AAS di Indramayu bertujuan untuk mendukung swasembada pangan nasional sekaligus membawa pertanian menuju era yang lebih modern dan berdaya saing.

Karenanya, Lucky berharap, penerapan PM-AAS mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Indramayu yang rata-rata mencapai enam ton perhektare menjadi 10 ton perhektare.

"Luas sawahnya mencapai hampir 125 ribu hektare, sehingga tidak salah apabila predikat lumbung padi nasional menjadi milik Kabupaten Indramayu," kata Lucky Hakim.

 
 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved