Bupati Indramayu Nyebur ke Sungai Pamengkang Krangkeng, Dapat 5,2 Ton Sampah
Sebelum nyebur ke Sungai Pamengkang, Lucky Hakim sempat berlari bersama founder Sungai Watch.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, nyebur ke Sungai Pamengkang, Desa/Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, untuk membersihkan tumpukan sampah.
Lucky yang mengenakan kaus hitam berlengan oranye itu tampak tak ragu terjun langsung ke Sungai Pamengkang hingga hampir setengah badannya terendam air sungai yang menghitam.
Tangannya juga terlihat cekatan membersihkan tumpukan sampah di sungai tersebut, kemudian memasukannya ke karung hijau yang dipegang di tangan kirinya.
Bahkan, Lucky juga tampak tak ragu harus naik-turun untuk membersihkan sampah di Sungai Pamengkang dalam kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dan Sungai Watch.
Kegiatan itu merupakan bagian dari kampanye lingkungan bertajuk Run for Rivers yang diinisiasi Sungai Watch, organisasi lingkungan nirlaba asal Bali yang fokus menangani persoalan sampah di sungai maupun laut.
Dalam kegiatan itu, Lucky, dan tiga bersaudara yang menjadi founder Sungai Watch, Gary Bencheghib, Sam Bencheghib, serta Kelly Bencheghib, tampak lari bersama kemudian langsung turun ke sungai bersama ratusan warga hingga pelajar.
Lebih dari 5,2 ton sampah berhasil diangkut menggunakan truk dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu dalam kegiatan bersih-bersih Sungai Pamengkang tersebut.
Lucky mengakui, kegiatan kali ini menjadi pengalaman pertamanya untuk nyebur ke sungai membersihkan sampah bersama para relawan Sungai Watch, warga, dan pelajar di Indramayu.
"Ini (pengalaman) pertama kali bagi saya ikut nyebur ke sungai yang penuh sampah, karena menyukai gagasan Sungai Watch yang berlari Bali-Jakarta sambil membersihkan sungai," kata Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengatakan, aksi tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar, dan tidak membuang sampah ke aliran sungai.
Pihaknya pun mengapresiasi ketiga founder Sungai Watch yang menginisiasi kampanye Run for Rivers dari Bali ke Jakarta sambil membersihkan sungai di tiap daerah yang dilintasi.
"Pengalaman ini sangat berharga untuk memahami apa yang dirasakan para petugas kebersihan, sehingga meningkatkan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan," ujar Lucky Hakim.
Sementara Founder Sungai Watch, Sam Bencheghib, menyampaikan, aksi bersih-bersih sungai di Indramayu merupakan rangkaian lari sejauh 1.200 kilometer dari Bali menuju Jakarta untuk mengampanyekan penyelamatan sungai di Indonesia.
"Ini lari untuk menjaga sungai di Indonesia, karena sampai sekarang hampir semua sungai ada sampahnya," kata Sam Bencheghib.
| Jemaah Haji Asal Indramayu Ditemukan Meninggal di Kamarnya di Asrama Haji |
|
|---|
| Indramayu Jadi Pilot Project Nasional, Lucky Hakim: Pertanian Modern Siap Dongkrak Hasil Panen |
|
|---|
| Lahan Terancam Menyusut, Indramayu Andalkan Pertanian Modern, Begini Kata Bupati Lucky Hakim |
|
|---|
| Bupati Lucky Hakim Pastikan Pemkab Indramayu Dukung Penerapan Pertanian Modern |
|
|---|
| Indramayu Jadi Satu-satunya Daerah yang Libatkan Brigade Pangan Dalam Penerapan Pertanian Modern |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/bupati-indramayu-krangkeng-nyebur-sungai.jpg)