Minggu, 17 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Indramayu Andalkan Pertanian Modern

Lahan Terancam Menyusut, Indramayu Andalkan Pertanian Modern, Begini Kata Bupati Lucky Hakim

Bupati Lucky Hakim menyebut pertanian modern menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan di Kabupaten Indramayu yang terancam

Tayang:
DOK. DISKOMINFO INDRAMAYU
BUPATI INDRAMAYU-. Lahan Terancam Menyusut, Indramayu Andalkan Pertanian Modern, Begini Kata Bupati Lucky Hakim 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Lucky Hakim menyebut pertanian modern menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan di Kabupaten Indramayu yang terancam pembangunan, dengan fokus meningkatkan produktivitas tanpa menambah luas lahan.
  • Pemkab Indramayu menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 86 ribu hektare yang tidak boleh dialihfungsikan.
  • Guna menjaga peran daerah sebagai lumbung pangan nasional meski luas sawah berpotensi berkurang.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyebut sistem pertanian modern menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan yang terancam pembangunan.

Pasalnya, pertanian modern pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Indramayu, meski luas lahannya tidak bisa bertambah.

Saat ini, total luas areal persawaham di Kabupaten Indramayu tercatat mencapai 125 ribu hektare, tetapi tidak menutup kemungkinan akan berkurang akibat tergerus pembangunan.

Baca juga: Niat Ganti Pakaian, Warga Kalijga Kota Cirebon Ini Malah Dapat Kejutan Biawak di Dalam Kamar


Namun, menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu telah menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 86 ribu hektare.

Lucky memastikan, luas LP2B tersebut tidak bisa diganggu gugat, karena dipersiapkan untuk menjaga peran Indramayu sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

"Makanya, pertanian modern ini menjadi solusi untuk mengintensifkan tonase hasil panen, karena hamparan sawahnya tidak bisa ditambah," ujar Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: Niat Ganti Pakaian, Warga Kalijga Kota Cirebon Ini Malah Dapat Kejutan Biawak di Dalam Kamar


Ia mengatakan, modernisasi pertanian juga bakal menciptakan keseimbangan ekonomi masyarakat, karena sebagian tenaga kerja tetap bertahan di sistem pertanian modern.

Sementara sebagian tenaga kerja lainnya didorong untuk dapat terserap ke kawasan industri dan ekonomi yang kini tengah dikembangkan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Karenanya, pihaknya menekankan pentingnya penataan kawasan untuk menjaga keberadaan lahan pertanian agar jangan sampai tercampur kawasan industri.

Baca juga: Cirebon Siapkan Perubahan Besar di Infrastruktur Jalan, Target Kemantapan Kini 86 Persen


Bahkan, Pemkab Indramayu telah membagi zonasi yang memisahkan antara areal persawahan dan kawasan industri, sehingga lokasinya diupayakan tidak berdekatan.

"Kami tidak menginginkan ada sawah yang berdampingan dengan pabrik, karena ada zonanya sendiri-sendiri, sehingga kawasan industri tidak menganggu pertanian," kata Lucky Hakim.
 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved