Jumat, 15 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pertanian Modern di Indramayu

Bupati Lucky Hakim Pastikan Pemkab Indramayu Dukung Penerapan Pertanian Modern

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memastikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu berkomitmen mendukung pertanian modern

Tayang:
DOK. DISKOMINFO INDRAMAYU
PERTANIAN MODERN - Bupati Indramayu, Lucky Hakim buka suara soal pertanian modern 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memastikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu berkomitmen mendukung pertanian modern
  • Kabupaten Indramayu termasuk salah satu daerah dari total 15 lokasi se-Indonesia yang menjadi pilot project program Pertanian Modern Agriculture Advance System (PM-AAS)

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memastikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu berkomitmen mendukung pertanian modern.


Terlebih, Kabupaten Indramayu termasuk salah satu daerah dari total 15 lokasi se-Indonesia yang menjadi pilot project program Pertanian Modern Agriculture Advance System (PM-AAS).


Menurut dia, penerapan PM-AAS di wilayah Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, itu menjadi upaya untuk memperkuat peran Indramayu sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Guru di Cirebon Kini Dapat Pelatihan Khusus Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus


"Pertanian di Indramayu sudah menjadi budaya dan bagian dari denyut kehidupan masyarakat, sehingga pemerintah daerah siap mendukung penuh modernisasi pertanian," kata Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5/2026).


Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang telah memberikan bantuan benih, pupuk, alsintan, dan 100 unit pompa air untuk mendukung program PM-AAS di Indramayu.


Karenanya, pihaknya meminta para kelompok tani di Desa Plosokerep untuk menjaga dan menggunakan bantuan tersebut semaksimal mungkin demi menyukseskan program PM-AAS.


"Program PM-AAS ini membantu petani supaya tidak terlalu capek, karena proses tanam menjadi lebih cepat dan efisien. Jika tidak dimodernisasi, maka sektor pertanian Indramayu bisa stagnan," ujar Lucky Hakim.

Ia mengatakan, modernisasi tersebut harus diterapkan di seluruh lini pertanian dari mulai proses penanaman hingga perawatan tanaman, sehingga hasilnya sesuai yang ditargetkan.

Baca juga: Indramayu Jadi Satu-satunya Daerah yang Libatkan Brigade Pangan Dalam Penerapan Pertanian Modern


Selain itu, penerapan program PM-AAS di Indramayu bertujuan untuk mendukung swasembada pangan nasional sekaligus membawa pertanian menuju era yang lebih modern dan berdaya saing.


Karenanya, Lucky berharap, penerapan PM-AAS mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Indramayu yang rata-rata mencapai enam ton per hektare menjadi 10 ton perhektare.


"Luas sawahnya mencapai hampir 125 ribu hektare, sehingga tidak salah apabila predikat lumbung padi nasional menjadi milik Kabupaten Indramayu," kata Lucky Hakim.

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved