Berita Indramayu Hari Ini
Kendalikan Inflasi, Pemkab Indramayu Siap Eksekusi Program Penanaman Cabai dan Bawang
Pemkab Indramayu siap mengeksekusi program penanaman cabai dan bawang untuk mengendalikan inflasi
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Pemkab Indramayu siap mengeksekusi program penanaman cabai dan bawang untuk mengendalikan inflasi
- Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, mengatakan, hal itu sesuai instruksi Kemendagri RI dalam menekan inflasi, khususnya terkait fluktuasi harga bahan pokok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu siap mengeksekusi program penanaman cabai dan bawang untuk mengendalikan inflasi.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, mengatakan, hal itu sesuai instruksi Kemendagri RI dalam menekan inflasi, khususnya terkait fluktuasi harga bahan pokok.
Karenanya, menurut dia, Kabupaten Indramayu siap menjalankan instruksi pemerintah pusat untuk melakukan upaya konkret dalam pengendalian inflasi melalui aksi nyata penanaman cabai dan bawang.
Baca juga: Hasil Drawing Thailand Open 2026 - Wakil Indonesia Dapat Lawan Sulit, Ginting VS Shi Yu Qi
Terlebih, Indramayu sendiri tercatat sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang menerima intervensi bantuan APBN dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk pengamanan pasokan cabai dan bawang.
"Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kesiapan lahan seluas 5 - 10 hektare yang diminta pemerintah pusat untuk ditanam cabai dan bawang," ujar Asep Abdul Mukti saat ditemui usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara daring di Ruang Indramayu Command Center (ICC) Setda Kabupaten Indramayu, Jalan Letjen Sutoyo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (6/5/2026).
Ia mengatakan, kehadiran pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
Baca juga: Produksi Perikanan Indramayu Terancam Imbas Harga Solar Naik, GNP Desak Pemerintah Lakukan Ini
Selain itu, Kemendagri juga menginstruksikan pemerintah daerah berhenti menggunakan alasan klasik seperti faktor cuaca atau distribusi, dan meminta langsung fokus pada solusi konkret untuk menjaga daya beli masyarakat.
"Sesuai arahan Sekjen Kemendagri, Pemkab Indramayu tidak sekadar memantau, tetapi langsung bergerak memastikan penanaman cabai dan bawang ini terlaksana secara baik," kata Asep Abdul Mukti.
Pihaknya berharap, program itu menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga pasokan pangan di Indramayu, sehingga harga-harga di pasar tetap stabil dan terjangkau bagi seluruh elemen masyarakat.
Selain fokus pada penanaman mandiri, Pemkab Indramayu juga bakal memperkuat koordinasi dengan Bulog untuk memantau distribusi komoditas beras, minyak goreng, dan lainnya.
"Langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan harga di tingkat pedagang maupun konsumen, sehingga bisa langsung diintervensi saat terjadi gejolak (harga) di pasaran," ujar Asep Abdul Mukti.
Baca juga: Cerita Munardi Temukan Mayat Afandi di Cirebon: Lagi Mulung, Tiba-tiba Lihat Bagian Tubuh
| Produksi Perikanan Indramayu Terancam Imbas Harga Solar Naik, GNP Desak Pemerintah Lakukan Ini |
|
|---|
| Harga Solar Nonsubsidi Melejit, Nelayan di Indramayu Pilih Memarkirkan Kapal |
|
|---|
| Atasi Banjir di Wilayah Perkotaan, DPUPR Indramayu Normalisasi Irigasi di Jalan Talang Tembaga |
|
|---|
| Gandeng TNI, Damkar Indramayu Percepat Respons Penanggulangan Kebakaran |
|
|---|
| Inovasi Program Reang Belajar Desa Krasak Berhasil Tekan Angka Anak Tidak Sekolah di Indramayu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Jajaran-Pemkab-Indramayu-saat-mengikuti-Rakor-Pengendalian-Inflasi-DaerahF.jpg)