Geng Motor Serang Dua Pemuda di Kedokanbunder Indramayu, Aksinya Terekam CCTV
Pemuda yang diserang geng motor itu sebenarnya tiga orang. Satu orang selamat karena loncat ke sungai.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Ringkasan Berita:
- Tiga pemuda di Kedokanbunder, Indramayu, diserang geng motor.
- Dua korban mengalami luka-luka.
- Satu orang selamat karena melompat ke sungai.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Aksi geng motor membacok dua pemuda terekam CCTV atau kamera pengawas di Desa Kedokanbunder Wetan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu.
Dua pemuda itu mengalami luka bacokan di tangan, kepala, dan lainnya setelah diserang mendadak sekelompok geng motor di salah satu ruas jalan di wilayah Desa Kedokanbunder Wetan.
Aksi terjadi pada Rabu (28/1/2026) dini hari.
Korban diserang dari belakang oleh rombongan pengendara sepeda motor yang jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari delapan orang.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, kedua korban tampak berteriak meminta tolong warga usai disabet senjata tajam, sehingga langsung mengundang perhatian warga sekitar.
Sejumlah warga pun terlihat berlarian mengejar kelompok geng motor yang langsung kabur usai menyerang dua pemuda yang hendak pulang seusai mengisi bahan bakar tersebut.
Perangkat Desa Kedokanbunder Wetan, Aswanto, mengatakan, pemerintah desa telah menerima laporan mengenai kejadian pada Rabu pagi, dan langsung berkoordinasi dengan kepolisian.
"Korban sudah mendatangi pemerintah desa untuk didampingi membuat laporan ke Polsek Kedokanbunder, termasuk menjalani visum untuk keperluan laporan kepolisian," kata Aswanto kepada Tribuncirebon.com, Jumat (30/1/2026).
Ia mengatakan, sebenarnya terdapat tiga pemuda yang menjadi sasaran serangan, tetapi hanya dua korban luka-luka, karena seorang lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke sungai.
Menurut dia, peristiwa tersebut bermula saat para korban usai mengisi BBM kebetulan melintasi di jalan di Desa Kedokanbunder Wetan yang kerap dijadikan lokasi nongkrong para pemuda.
"Para korban ini masuk gang yang kebetulan ada sekelompok pemuda nongkrong, kemudian ada sedikit pemicu yang akhirnya dikejar oleh rombongan pemuda yang nongkrong itu," ujar Aswanto.
Hingga kini, petugas Polsek Kedokanbunder masih menyelidiki kasus tersebut, memeriksa keterangan saksi, hingga mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Dari petugas kepolisian juga sudah menyampaikan bahwa jumlah pelakunya lebih dari delapan orang. Kami berharap, para pelaku bisa segera ditangkap,," kata Aswanto.
Baca juga: Hakim Tolak Eksepsi Polisi di Indramayu yang Rampas Nyawa Pacar, Kuasa Hukum Korban: Sudah Tepat
| Tunggu Persetujuan Kemendagri, Pemkab Indramayu Berencana Alihkan BTT untuk Tangani Sampah |
|
|---|
| Relokasi Car Free Night Indramayu Dimulai, Aktivitas UMKM Dialihkan ke Jalan Kartini–Ahmad Yani |
|
|---|
| Car Free Night Indramayu Dipindah, Pemkab Kembalikan Fungsi Alun-Alun untuk Warga |
|
|---|
| Bupati Indramayu Nyebur ke Sungai Pamengkang Krangkeng, Dapat 5,2 Ton Sampah |
|
|---|
| Jemaah Haji Asal Indramayu Ditemukan Meninggal di Kamarnya di Asrama Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Perangkat-Desa-Kedokanbunder-Wetan-Aswanto.jpg)