Desa Haurgeulis Wakili Indramayu Ikuti Verifikasi Akhir Program P2WKSS 2025
Desa Haurgeulis menjadi lokus verifikasi akhir sekaligus mewakili Kabupaten Indramayu mengikuti penilaian P2WKSS 2025
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Desa Haurgeulis menjadi lokus verifikasi akhir sekaligus mewakili Kabupaten Indramayu mengikuti penilaian Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) 2025.
Kegiatan verifikasi tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dari Balai Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, dan terhubung langsung ke Command Center Setda Kabupaten Indramayu serta Tim Penilai di Jakarta.
Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-PPA) Kabupaten Indramayu, Agung Suhartono, mengatakan, verifikasi itu merupakan kesempatan terakhir bagi desa dalam penilaian P2WKSS tahun ini.
Baca juga: Serahkan Kontrak Kerja PPPK Paruh Waktu, Pemkab Indramayu Dorong ASN Untuk Bekerja Profesional
Pihaknya pun mengapresiasi kerja keras Pemerintah Desa Haurgeulis hingga masyarakat setempat selama proses pembinaan, dan kini memasuki tahap penilaian akhir.
"Semoga seluruh kerja keras selama ini dapat menghasilkan nilai terbaik untuk Desa Haurgeulis," ujar Agung Suhartono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12/2025).
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, mengakui, seluruh masyarakat Desa Haurgeulis telah menunjukkan progres signifikan.
Bahkan, menurut dia, perkembangan dalam perbaikan lingkungan, peningkatan kualitas hidup sehat, hingga program pembinaan, dan pelatihan bagi perempuan menjadi capaian yang patut diapresiasi.
Ia pun mengapresiasi seluruh perangkat daerah, TP PKK Kabupaten Indramayu dan Kecamatan, pemerintah desa, para kader, tokoh masyarakat dan warga Haurgeulis yang berperan aktif mewujudkan visi misi Indramayu REANG.
"Terutama melalui pemberdayaan perempuan, keluarga sehat, dan pembangunan berbasis masyarakat," kata Aep Surahman.
Dalam penilaian P2WKSS, Desa Haurgeulis menonjolkan beberapa inovasi unggulan sebagai bentuk komitmen terhadap pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga.
Di antaranya, Inovasi Jasmine School (Jadikan Aku Sukses Mengelola Rumah Tangga dengan Efektif), hingga Inovasi Pais Oncom, yakni Pantau Lingkungan dan sekolah melalui monitor Command Center.
Baca juga: 220 Pedagang Sukalila–Kalibaru Cirebon Kena Teguran Kedua, Satpol PP: Belum Ada yang Bongkar Lapak
Selain itu, ada juga Inovasi Popoen Hiber atau Pos Pendamping Proses Produk Halal dan Nomor Induk Berusaha, Inovasi Balon atau budidaya ikan dalam Galon, hingga inovasi WARPAZADA yang merupakan Warung PKK Apa Aja Ada.
Aep menyampaikan, verifikasi akhir itu menjadi tahapan penting untuk memastikan berkelanjutan program P2WKSS sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup perempuan dan keluarga di Kabupaten Indramayu.
"Kami berharap, hasil penilaian ini dapat memperkuat komitmen semua pihak dalam membangun desa yang sehat, sejahtera dan berdaya," ujar Aep Surahman.
| Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Indramayu Percepat Penurunan Stunting Melalui Program INEY Fase II |
|
|---|
| Alih Status RSUD Sentot Patrol Dibahas di Rapat Paripurna, DPRD Indramayu Beri Sejumlah Rekomendasi |
|
|---|
| Jadwal SIM Keliling di Indramayu Hari Ini 19 Mei 2026, di Desa Larangan dan Desa Kedokanbunder |
|
|---|
| 2 Terdakwa Pembunuhan Sekeluarga di Paoman Indramayu Saling Bantah Keterangan, Diduga Ditekan Polisi |
|
|---|
| Terdakwa Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman Indramayu Cabut Kuasa Hukum, Toni RM: Tak Masalah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Jajaran-TP-PKK-Kabupaten-Indramayu-pemerintah-desaD.jpg)