Kamis, 30 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Skandal Dugaan Perselingkuhan

Skandal Dugaan Perselingkuhan Oknum DPRD Cirebon Disorot, Mahasiswa Ancam Begini

Skandal Oknum DPRD Cirebon Disorot, Mahasiswa Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tak Diproses

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Tribun Cirebon/TribunCirebon.com/ Eki Yulianto
Skandal dugaan perselingkuhan yang menyeret oknum anggota DPRD Kota Cirebon terus menjadi sorotan. Puluhan mahasiswa menggeruduk gedung DPRD Kota Cirebon, Rabu (29/4/2026) sore dan mengancam akan menggelar aksi dengan massa lebih besar jika kasus tersebut tidak segera diproses secara serius. 

 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan mahasiswa menggelar aksi di DPRD Kota Cirebon terkait dugaan perselingkuhan oknum anggota dewan berinisial HSG. 
  • Mereka menilai kasus ini mencoreng institusi dan mendesak sanksi tegas jika terbukti. Aksi sempat memanas dengan blokade jalan dan pembakaran ban.
  • Mahasiswa menuntut DPRD Kota Cirebon segera memproses dugaan pelanggaran etik oleh anggotanya. Badan Kehormatan telah menjadwalkan pemanggilan pihak terkait pada 5 dan 6 Mei 2026.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Skandal dugaan perselingkuhan yang menyeret oknum anggota DPRD Kota Cirebon terus menjadi sorotan.

Puluhan mahasiswa menggeruduk gedung DPRD Kota Cirebon, Rabu (29/4/2026) sore dan mengancam akan menggelar aksi dengan massa lebih besar jika kasus tersebut tidak segera diproses secara serius.

Aksi unjuk rasa berlangsung di depan kantor DPRD Kota Cirebon.

Massa sempat memblokir sebagian ruas Jalan Siliwangi dan membakar ban bekas di tengah jalan sebagai bentuk protes.

Baca juga: 3 Fakta Mengejutkan dari 342 Perlintasan Sebidang di Bandung, 65 Insiden Tertemper Kereta


Orasi lantang disampaikan bergantian, menuntut kejelasan sikap lembaga dewan terhadap dugaan pelanggaran etik tersebut.

Mahasiswa menyoroti dugaan perselingkuhan yang melibatkan salah satu anggota DPRD berinisial HSG dengan istri seorang kepala desa di Kabupaten Cirebon.

Isu tersebut dinilai telah mencoreng nama baik lembaga dan kepercayaan publik.

Salah satu pengunjuk rasa, Ahmad Rizki menilai, kasus ini bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan telah menyentuh ranah etika pejabat publik.

Baca juga: Daniel Mutaqien Pimpin Golkar Jabar Secara Aklamasi, Pengamat Buka Suara


“Intinya, Cirebon kali ini mendapati suatu isu yang amat sangat mencoreng. Karena ada oknum dari DPRD diduga melakukan perselingkuhan yang sudah melanggar kode etik sebagai contoh untuk masyarakat,” ujar Ahmad saat diwawancarai media, Rabu (29/4/2026).

Ia menegaskan, mahasiswa mendesak adanya sanksi tegas apabila dugaan tersebut terbukti.

“Harapan kami, sanksinya itu dicopot secara tetap sebagai anggota dewan. Karena itu sudah melanggar kode etik yang ada,” ucapnya.

Tekanan dari mahasiswa berlanjut dalam audiensi bersama para pimpinan dan juga Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cirebon.

Baca juga: 3 Fakta Mengejutkan dari 342 Perlintasan Sebidang di Bandung, 65 Insiden Tertemper Kereta


Dalam pertemuan tersebut, pihak BK mengaku telah menerima laporan dan akan menindaklanjuti dengan pemanggilan pihak terkait.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved