Ibadah Haji 2026
99 Persen Pasti Berangkat, Begini Bocoran Strategi Haji Cirebon Hadapi Dinamika Global
Di tengah dinamika situasi global yang tak menentu, kabar menenangkan datang bagi ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Cirebon
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Konflik antara Amerika Serikat, Israel dan Iran menjadi perbincangan karena dikhawatirkan berpengaruh pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2026
- Di tengah dinamika situasi global yang tak menentu, kabar menenangkan datang bagi ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Cirebon
- Pemerintah memastikan keberangkatan tetap berjalan, bahkan dengan keyakinan hampir pasti terlaksana.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Di tengah dinamika situasi global yang tak menentu, kabar menenangkan datang bagi ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Cirebon.
Sebagai informasi, konflik antara Amerika Serikat, Israel dan Iran menjadi perbincangan karena dikhawatirkan berpengaruh pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
Namun, pemerintah memastikan keberangkatan tetap berjalan, bahkan dengan keyakinan hampir pasti terlaksana.
Baca juga: Haji 2026 Kabupaten Cirebon Hampir Siap 100 Persen, 2.576 Jemaah Berangkat, Dibagi Tujuh Kloter
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim menegaskan bahwa peluang keberangkatan jemaah haji tahun 2026 mencapai 99 persen.
“Terus yang ketiga, kemungkinan 99 persen pasti berangkat karena Pemerintah Arab Saudi menjamin keamanan,” ujar Mualim saat diwawancarai, Rabu (8/4/2026).
Pernyataan tersebut bukan tanpa dasar.
Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan jauh-jauh hari, termasuk menghadapi kemungkinan gangguan penerbangan akibat kondisi geopolitik dunia.
Mualim mengungkapkan, pihaknya telah menerima skenario mitigasi dari pusat, termasuk opsi perubahan jalur penerbangan.
“Sudah sampai ke kita dan itu sudah jauh-jauh hari kami ambil langkah antisipasi dan mitigasinya. Jadi, kita tetap berangkat tetapi menggunakan jalur selatan atau via Afrika,” ucapnya.
Meski rute tersebut dinilai lebih panjang dan berpotensi menambah biaya operasional, pemerintah memastikan jemaah tidak akan dibebani biaya tambahan.
“Meskipun itu akan ada pembengkakan biaya penerbangan karena rutenya memutar, tekad pemerintah tetap memberangkatkan tanpa membebani jamaah. Karena semuanya sudah kontrak; mulai dari maskapai, akomodasi hotel, hingga katering sudah beres semua,” jelas dia.
Selain itu, isu pembatalan keberangkatan juga dinilai sangat kecil kemungkinannya.
Baca juga: 17.400 Jemaah Haji Asal Jabar Berangkat dari Asrama Haji Indramayu
Mualim bahkan menyinggung stabilitas negara-negara di kawasan Timur Tengah yang dinilai tetap menghormati pelaksanaan ibadah haji.
| Resmi Dilepas! 441 Jemaah Haji Asal Cirebon Berangkat ke Tanah Suci, Ada Perubahan Besar Tahun Ini |
|
|---|
| Pedagang Rujak Naik Haji, Ini Kisah Perjuangan Istoifah Menuju Tanah Suci |
|
|---|
| Kisah Eye Sunarya, Penjual Boboko Asal Majalengka Bisa Berangkat Haji: Menabung Rp 10 Ribu Sehari |
|
|---|
| Ratusan Karom dan Karu Ikuti Pembinaan di Asrama Haji Indramayu, Ini Pesan Kemenhaj Jabar |
|
|---|
| 17.400 Jemaah Haji Asal Jabar Berangkat dari Asrama Haji Indramayu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/KEBERANGKATAN-CALON-JEMAAH-HAJI-Kepala-Kantor-Kementerian-Hajiss.jpg)