Berita Cirebon Hari Ini
Baru 26 dari 75 SPPG Punya Sertifikat Laik Sehat, Dinkes Cirebon Minta Segera Menyusul
Dari 75 penyelenggara program Makan Bergizi Gratis (MBG), baru 26 yang memenuhi standar laik sehat
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Hanya sepertiga dari total Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cirebon yang sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Dari 75 penyelenggara program Makan Bergizi Gratis (MBG), baru 26 yang memenuhi standar laik sehat.
Kondisi ini membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon bergerak cepat, agar tak ada celah kasus keracunan seperti yang sempat terjadi di daerah lain.
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menegaskan, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Baca juga: 5 Perenang Asal Cirebon Digembleng di Bandung, Target Lolos Porprov Jawa Barat 2025
Sertifikasi ini, kata dia, menjadi syarat mutlak agar setiap penyelenggara mampu menjamin keamanan pangan sekaligus mencegah potensi keracunan.
"Sekarang semua SPPG harus punya sertifikat laik sehat."
"Sampai saat ini sudah banyak yang mengajukan SLHS, dan kami dorong agar semuanya segera menyusul,” ujar Eni saat diwawancarai media, Senin (29/9/2025).
Menurut Eni, aturan tersebut merupakan tindak lanjut dari kasus keracunan yang sempat terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat.
Dari 27 kabupaten/kota, sejumlah daerah bahkan mendapat perhatian khusus.
"Alhamdulillah, Kabupaten Cirebon tidak masuk daftar itu. Tapi kami tetap harus waspada,” ucapnya.
Untuk memperkuat pencegahan, Dinkes Cirebon sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah serta mitra penyelenggara MBG.
Baca juga: Persib Bandung Lawan Persita Tangerang, Pengalaman Pertama Haye Hadapi Tim Parkir Bus
Dalam waktu dekat, seluruh SPPG akan diundang untuk pembinaan, pendampingan pengajuan SLHS, serta penyuluhan terkait keamanan pangan.
Selain itu, tim Dinkes juga rutin melakukan monitoring lapangan.
Pemeriksaan mencakup kondisi dapur, kualitas air, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga kebersihan peralatan masak dan makan.
| Disorot Warga, Kuwu Beringin Cirebon Jelaskan Alasan Program BUMDes Domba Belum Berjalan |
|
|---|
| Fakta di Balik Penangkapan, 4 Pemuda di Cirebon Positif Narkoba Hingga Bawa Celurit |
|
|---|
| Jangan Ragu Imunisasi! Seruan IDAI di Cirebon, Demi Cegah Penyakit Hingga Risiko Kematian |
|
|---|
| Cirebon Jadi Pusat Gerakan Nasional, Imunisasi Digencarkan Kembali Demi Cegah KLB |
|
|---|
| Detik-detik Kebakaran Hebat di Greged Cirebon, Gudang LPG 3 Kg Ludes, Warga Sempat Dengar Ledakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Satuan-Pelayanan-Pemenuhan-Gizi-SPPG-di-Kabupaten-Cirebond.jpg)