Hari Jadi Majalengka
Pemkab dan DPRD Sepakat: Majalengka Resmi Ubah Hari Jadi dari 7 Juni ke 11 Februari
Perubahan Hari Jadi Majalengka ini sudah disahkan dalam Rapat Paripurna di DPRD.
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: taufik ismail
Hal itu berdasarkan temuan dokumen besluit dari era kolonial Belanda, yang mencatat pada 11 Februari 1840 Bupati Maja secara resmi mengajukan perubahan nama wilayah menjadi Kabupaten Majalengka.
Selama ini, tanggal 7 Juni dikaitkan dengan legenda Nyi Rambut Kasih, sosok yang dipercaya sebagai ratu di Majalengka.
Namun, dasar penetapan tersebut dinilai lemah karena lebih mengacu pada cerita rakyat.
Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap dengan penetapan tanggal baru Hari Jadi pada 11 Februari, identitas sejarah daerah semakin kuat, serta menjadi pijakan kokoh bagi pembangunan dan kebersamaan masyarakat Majalengka ke depan.
Baca juga: Bupati Eman Suherman Resmi Ajukan Raperda Perubahan Hari Jadi Majalengka
| Jaksa Agung Saat Hari Jadi Majalengka: Lamun Aya Urang Majalengka Korupsi, Pangheulana Ditewak |
|
|---|
| Wacana Ubah Hari Jadi Majalengka, Bupati: Tahun Ini Tetap 7 Juni, Regulasi 11 Februari Belum Ada |
|
|---|
| Masuki Tahun Kedua Hari Jadi Majalengka ke 531 Tak akan Dihiasi Kemeriahan dan Hiburan Rakyat |
|
|---|
| Peringati Hari Jadi Majalengka ke 530 Tahun, Bupati: Warga Taat Protokol Kesehatan Kado Buat Saya |
|
|---|
| Bertemakan 'Bersatu Melawan Corona Virus Disease 19', Ini Makna Logo Hari Jadi ke-530 Majalengka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Prosesi-arak-arakan-anggota-DPRD-Majalengka-dengan-pakaian-adatS.jpg)