Jumlah Penduduk Miskin di Jabar Turun, Tapi Pengangguran Meningkat, Ini Data Dari BPS Jabar
Jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebanyak 3,65 juta orang atau 7,02 persen dari total penduduk.
“Gini Ratio di perkotaan sebesar 0,426 sedangkan di perdesaan 0,323 ini menunjukan ketimpangan di perkotaan lebih tinggi daripada di perdesaan. Akan tetapi baik di perkotaan dan perdesaan angka Gini Ratio-nya sama-sama mengalami penurunan pada Maret 2025," katanya.
“Saya simpulkan bahwa secara kuantitas, kemiskinan di Jawa Barat pada Maret 2025 mengalami penurunan begitupun dengan ketimpangannya. Namun secara kualitas penduduk miskin juga mengalami penurunan hal ini ditunjukkan dengan kenaikan indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan," tambahnya. (Tribun Jabar/Nazmi)
| Optimalkan Pajak 2026, Pemkab Indramayu Perkuat Sinergi dengan Kanwil DJP Jawa Barat II |
|
|---|
| BMKG Minta Warga Waspada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jawa Barat |
|
|---|
| Tanggapan Pakar Soal Kebijakan Bayar Pajak Tahunan Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Jabar |
|
|---|
| BNN Jawa Barat Ungkap Modus Baru Peredaran Narkotika Lewat Vape, Sasar Generasi Muda |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jabar Pekan Depan, Cirebon Hingga Majalengka Berpotensi Diguyur Hujan Lebat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Plt-Kepala-BPS-Jabar-Darwis-SitorusSS.jpg)