Senin, 27 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Longsor di Argasunya Cirebon

Ini Penyebab Longsor di Tambang Pasir Argasunya Cirebon yang Mengakibatkan Dua Pekerja Meninggal

Kapolres Cirebon Kota menjelaskan penyebab longsor di tambang pasir Argasunya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
DI LOKASI LONGSOR - Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar di lokasi longsor galian C di Argasunya, Kota Cirebon. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepolisian memastikan penyebab longsor yang menewaskan dua pekerja di lokasi tambang pasir kawasan galian C, Blok RT 02/10, Kedung Jumbleng, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, disebabkan oleh metode penambangan yang salah dan kemiringan tebing yang membahayakan.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen sementara di lapangan, ditemukan indikasi kuat bahwa longsor terjadi karena cara penambangan yang tidak sesuai.

“Penyebab dari longsor setelah dilakukan asesmen sementara, kalau kita lihat ini cara penambangan ini kalau kita lihat dari bawah, metodenya salah,” ujar Eko kepada awak media, Rabu (18/6/2025).

Ia menegaskan, lokasi tambang tersebut tergolong ilegal dan aktivitas penambangan di sana telah lama dilarang.

“Berarti ini ilegal,” ucapnya.

Eko menambahkan, sebelum proses pencarian dilakukan, pihaknya bersama Basarnas dan BPBD sempat mengecek kondisi medan. 

Ia menyebut, struktur tebing sangat curam dan bagian bawahnya berbentuk cekung.

“Kami juga tadi sebelum dilakukan pencarian terhadap korban bersama Basarnas dan BPBD, juga sudah lakukan asesmen."

"Kami lihat tebing ini cukup miring, bagian bawah itu ada yang cekung,” jelas dia.

Sementara itu, proses pencarian dua korban yakni Dani Danara (29) dan Riyan Adriani Pamungkas (23) resmi dihentikan setelah keduanya ditemukan.

Salah satu korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh.

“Untuk pencarian alhamdulillah ya, kita tadi sudah memastikan dan sudah kita sampaikan juga ke keluarga korban bahwa pencarian dihentikan."

"Karena dua korban sudah kita temukan, walaupun satu korban ini dalam posisi tidak utuh, sedangkan satu korban lagi relatif utuh,” kata Eko.

Keputusan penghentian pencarian diambil setelah berkoordinasi dengan tim gabungan dan pihak keluarga.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved