Mendagri Tito Karnavian: Kawasan Rebana Berpotensi Maju, Punya SDA dan SDM Kuat
Kawasan Rebana yang mebawahi tujuh daerah di Jawa Barat berpotensi maju.
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meyakini Kawasan Rebana yang mencakup tujuh kabupaten/kota di Jawa Barat bagian timur memiliki potensi besar untuk berkembang pesat.
Hal ini didukung oleh kekayaan sumber daya alam (SDA) dan melimpahnya sumber daya manusia (SDM) usia produktif.
Kawasan Rebana meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, Subang, Majalengka, dan Sumedang.
Menurut Tito, wilayah ini berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru jika SDM-nya dikelola dengan baik.
"Saya lihat untuk Rebana ini sama. Sumber daya alamnya, kan, bagus. Jawa Barat, kan, bagus. Ada usia produktif, yang hampir mencapai 68 persen, anak-anak muda."
"Ini harus benar-benar digarap agar mereka menjadi produktif, unggul, terdidik, sehat, terlatih," kata Tito seusai menghadiri acara di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Senin (19/5/2025) kemarin.
Tito mengatakan pentingnya membangun kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan.
Ia mencontohkan negara maju seperti Singapura dan Dubai yang sukses meski tidak memiliki SDA melimpah, tetapi unggul di SDM.
"Kita belajar dari beberapa negara yang maju, seperti Singapura, Dubai. Mereka enggak memiliki sumber daya alam. Mereka perkuat di sumber daya manusia," imbuhnya.
Ia juga menyoroti perlunya investasi yang sejalan dengan pembangunan sektor pendidikan dan ketahanan pangan, agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata.
Lebih jauh, Tito menyebut bahwa kemajuan kawasan Rebana akan berdampak signifikan terhadap perekonomian Jawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan.
"Rebana juga bisa melompat. Tujuh kabupaten/kota, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, Subang, Majalengka, dan Sumedang ini bisa maju. Otomatis bisa memberikan kontribusi buat Jawa Barat dan pertumbuhan ekonomi, kemajuan Indonesia secara keseluruhan," papar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Tito juga mengingatkan soal ancaman premanisme yang berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas). Ia menegaskan, ormas harus tunduk pada hukum dan tidak boleh bertindak semena-mena.
Tito menambahkan, selain pelaku individu bisa dikenai pidana, ormas yang terbukti bersalah juga bisa dicabut status hukumnya oleh Kementerian Hukum dan HAM atau dibekukan pendaftarannya oleh Kemendagri.
DPRD Majalengka Dukung Usulan Dedi Mulyadi Relokasi Industri Pertahanan ke BIJB Kertajati |
![]() |
---|
Kapolri Kunjungan ke Buntet Cirebon, Polres Majalengka Perketat Pengamanan di BIJB Kertajati |
![]() |
---|
Dari Majalengka Bisa ke Luar Negeri Cuma Rp 600 Ribuan? Cek Fakta Tiket Scoot dari KJT |
![]() |
---|
Mau Menginap Dekat BIJB Kertajati Majalengka? Penginapan Ini Tawarkan Harga Mulai Rp 200 Ribu |
![]() |
---|
BREAKING NEWS- 170 Jemaah Haji Majalengka Tiba Hari Ini, Ini Jadwal Kedatangan di BIJB Kertajati |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.