Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Seratusan Bule Asia Datangi Sukamulya Indramayu, Ikut Panen Raya Bareng Serikat Petani Indonesia

Para bule dari negara Asia itu datang untuk mengikuti panen raya di Tukdana.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Istimewa
BULE IKUT PANEN - Seratus lebih bule dari berbagai negara di Asia ikut panen raya bersama petani yang tergabung salam Serikat Petani Indonesia (SPI) di Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Indramayu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Seratusan bule mendatangi kawasan kedaulatan pangan Serikat Petani Indonesia (SPI) di Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Indramayu.

Ada sebanyak 123 turis dari berbagai negara di Asia yang datang.

Mereka merupakan peserta Asian Learning Exchange on Agroecology Economies.

Kedatangan mereka diketahui untuk ikut melaksanakan panen raya di kawasan setempat, sekaligus untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman tentang agroekologi dan kedaulatan pangan.

Ketua Dewan Pengurus Cabang SPI Indramayu, Try Utomo mengatakan, kunjungan para turis ini sebagai bentuk solidaritas internasional.

“Ini bentuk solidaritas sesama petani kecil. Walaupun beda wilayah, tapi nasib yang dihadapi tetap sama. Maka perjuangan kita hari ini adalah perjuangan solidaritas internasional,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (28/4/2025).

Ketua Umum SPI, Henry Saragih menjelaskan, kawasan yang dikunjungi ini merupakan lahan perjuangan yang sekarang dikelola secara kolektif melalui koperasi petani.

Lahan ini, lanjut dia, untuk mewujudkan kedaulatan pangan berbasis agroekologi.

“Kita ingin menciptakan masyarakat desa yang cukup pangannya, ekonominya meningkat, dan tetap menjaga kelestarian alam. Itulah makna perjuangan agraria dan agroekologi yang kami jalankan di kawasan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, disampaikan Henry, motivasi para petani yang tergabung dalam SPI dalam bertani diketahui bukan hanya semata-mata mencari keuntungan saja.

Tetapi lebih kepada saling berbagi rezeki yang diperoleh dari alam secara adil dan berkelanjutan.

“Kelaparan yang ada saat ini bukan karena kurangnya pangan, tapi karena sistemnya yang salah,” ujar dia..

Co-Director Agroecology Fund, Angela Cordeiro menyampaikan, ada banyak pelajaran yang diambil dari panen raya bersama SPI.

Ia pun mengapresiasi peran petani perempuan yang juga sudah ikut berjuang dalam mewujudkan kedaulatan pangan berbasis agroekologi.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved