Senin, 18 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

Materi Khutbah Jumat Terbaru: 3 Rahasia Allah yang Tersembunyi di Balik Perkara

ajuran untuk menyampaikan khutbah secara singkat terdapat di dalam sebuah hadits riwayat Muslim dan Ahmad berikut ini.

Tayang:
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Suasana pelaksanaan salat Idul Adha 1441 H di Mapolres Majalengka, Jumat (31/7/2020). 

Hal tersebut dimaksudkan agar hamba-hamba Allah tidak mudah merasa puas, lalu menyia-nyiakan kesempatan melakukan amal-amal kebaikan lainnya. Oleh karena itu, kita tidak boleh meremehkan suatu amal kebaikan baik yang berat maupun yang ringan, baik yang populer di mata masyarakat maupun yang tidak populer setiap kali ada kesempatan untuk melakukannya. Jangan-jangan Allah justru memberikan ridha-Nya atas amal yang kebanyakan orang menganggapnya remeh temeh.

Dalam kaitan ini ada kisah yang sangat penting untuk menjadi rujukan berupa sebuah kisah mimpi yang sangat menarik, yakni kisah tentang bagaimana Imam al-Ghazali bisa masuk surga karena kebaikan yang sepele. Kisah itu sebagai berikut:

ุฑูุคูŠูŽ ุงู„ุบูŽุฒูŽุงู„ููŠู‘ู ููู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽูˆู’ู…ู ููŽู‚ููŠู’ู„ูŽ ู„ูŽู‡ู: ู…ูŽุง ููŽุนูŽู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจููƒูŽุŸุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽูˆู’ู‚ูŽููŽู†ููŠ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ูุŒ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ููŠ: ุจูู…ูŽ ู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽุŸุŒ ููŽุตูŽุฑู’ุชู ุฃุฐู’ูƒูุฑู ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ููŠู’ุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ู„ูู…ูŽ ุฃูŽู‚ู’ุจูŽู„ูู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ู‚ูŽุจูู„ู’ุชู ู…ูู†ู’ูƒูŽ ุฐูŽุงุชูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู ู†ูŽุฒูŽู„ูŽุชู’ ุฐูุจูŽุงุจูŽุฉูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุฏูŽุงุฏู
ู‚ูŽู„ูŽู…ููƒูŽ ู„ูุชูŽุดู’ุฑูŽุจูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุชูŽูƒู’ุชูุจู ููŽุชูŽุฑูŽูƒู’ุชูŽ ุงู’ู„ูƒูุชูŽุงุจูŽุฉูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽุชู’ ุญูŽุธู‘ูŽู‡ูŽุง ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ุจูู‡ูŽุงุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰: ุงูŽู…ู’ุถููˆู’ุง ุจูุนูŽุจู’ุฏููŠู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู’ู„ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูย 

Artinya: Dalam mimpi itu Imam al-Ghazali ditanya seseorang, โ€œBagaimana perlakukan Allah terhadap engkau? Beliau menjawab, โ€œAllah SWT membawaku ke hadapan-Nya, lalu Allah berfirman kepadaku, โ€œLantaran apa Aku membawamu ke sisi-Ku? Aku pun menyebutkan berbagai perbuatanku. Dia berfirman, โ€œKami tidak menerimanya, sesungguhnya yang Kami terima darimu adalah pada suatu hari ada seekor lalat hinggap pada wadah tintamu untuk meminumnya, padahal kamu sedang menulis, lalu kamu menghentikan tulisanmu hingga seekor lalat itu itu selesai meminumnya, kamu lakukan hal itu karena kasihan terhadap lalat tersebut. Kemudian Allah memerintahkan, โ€œBawalah hamba-Ku ini ke surga.โ€ (lihat Muhammad Nawawi bin Umar al-Jawi, Nashaihul โ€˜Ibad [Surabaya: Nurul Huda, tanpa tahun], hal. 3).

Jadi kisah di atas menceritakan bahwa Hujjatul Islam Imam al-Ghazali masuk surga bukan karena kitab-kitab yang beliau tulis dalam jumlah sangat banyak, tetapi karena membiarkan seekor lalat masuk ke wadah tinta yang beliau gunakan untuk menulis kitab. Nyamuk itu bermaksud minum karena haus hingga ia puas dan terbang meninggalkan Imam al-Ghazali.

Kedua, Allah menyembunyikan murka-Nya atas perbuatan maksiat yang dilakukan hamba-Nya dan bukannya langsung memberikan hukuman atau azab atas kemaksiatan itu. Setiap kemaksiatan menimbulkan murka Allah kepada pelakunya, namun Allah tidak memperlihatkan murka-Nya yang dapat dirasakan langsung oleh pelakunya.

Oleh karena itu hendaknya kita tidak mengganggap enteng atas kemaksiatan yang telah kita lakukan betapa pun kecilnya sebab bisa jadi Allah telah sangat murka atas kemaksiatan itu. Hal ini maksudnya agar kita tidak meremehkannya. Apalagi kemaksiatan itu kemudian diikuti dengan kemaksiatan-kemaksiatan lain yang justru menambah murka Allah subhanhu wa taโ€™ala.

Intinya adalah setiap kemaksiatan harus menjadi perhatian kita karena bisa jadi Allah sangat marah atas kemaksiatan itu. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk banyak-banyak memohon ampun dengan memperbanyak istighfar agar Allah mengampuni dosa-dosa yang telah kita perbuat, diikuti dengan penyesalan dan bertobat.

Jamaah Jumat hafidhakumullah,

Ketiga, Allah menyembunyikan para wali-Nya di antara makhluk-Nya. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak meremehkan siapa pun dari hamba-hamba-Nya karena mungkin ia adalah waliyullah. Dengan kata lain kita sesungguhnya tidak perlu mengorek-ngorek apakah seseorang adalah waliyullah atau bukan terutama jika upaya ini hanya akan membuat kita meremehkan orang itu setelah kita meyakini bahwa ia bukan seorang wali.

Justru seharusnya ketika Allah sengaja merahasiakan para wali-Nya dari hamba-hamba-Nya, maka kita sebaiknya memiliki keyakinan bahwa setiap orang sebaiknya kita hormati sebab mereka memang pantas dihormati karena kemanusiaannya. Allah sendiri memuliakan mereka sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qurโ€™an sebagai berikut:

ูˆูŽู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ูƒูŽุฑู‘ูŽู…ู’ู†ูŽุง ุจูŽู†ููŠ ุขุฏูŽู…ูŽ ูˆูŽุญูŽู…ูŽู„ู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ุจูŽุฑู‘ู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุญู’ุฑู ูˆูŽุฑูŽุฒูŽู‚ู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุทู‘ูŽูŠู‘ูุจูŽุงุชู ูˆูŽููŽุถู‘ูŽู„ู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ูƒูŽุซููŠุฑู ู…ูู…ู‘ูŽู†ู’ ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ู†ูŽุง ุชูŽูู’ุถููŠู„ู‹ุง
Artinya: โ€œDan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan Kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rejeki dari yang baik-baik, dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan, dengan kelebihan yang sempurna.โ€ (QS. Al-Israโ€™: 70)

Selain itu, agar kita tidak gampang meremehkan orang lain dan justru terdorong untuk menghormatinya, kita perlu meyakini bahwa setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Cara ini lebih menjamin keselamatan kita dari meremehkan orang lain. Sebuah pepatah bahasa Arab menyatakan:

ู„ูŽุง ุชูŽุญู’ุชูŽู‚ูุฑู’ ู…ูŽู†ู’ ุฏููˆู’ู†ูŽูƒูŽ ู„ููƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุฆู ู…ูŽุฒููŠู‘ูŽุฉูŒ
Artinya: โ€œJanganlah engkau meremehkan orang lain sebab segala sesuatu (atau setiap orang) memiliki kelebihannya sendiri (yang kita mungkin tidak memilikinya)."

Pepatah tersebut sejalan dengan firman Allah subhanahu wata'ala di dalam Al-Qurโ€™an sebagai berikut:

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved