Kamis, 23 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pria di Indramayu Akhiri Hidup Usai Tak Ada Kabar Selama Seminggu, Ini Kronologinya

Pria berinisial LS (30) ditemukan tewas dengan kondisi tidak wajar di dapur rumahnya di Desa Sukahaji

Istimewa/Polres Indramayu
AKHIRI HIDUP - Polisi saat mendatangi lokasi korban ditemukan tewas dengan cara tak wajar gantung diri di Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Indramayu, Senin (10/2/2025) dini hari 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pria berinisial LS (30) ditemukan tewas dengan kondisi tidak wajar di dapur rumahnya di Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Indramayu.

Kondisinya sudah membusuk dengan keadaan leher diikat tambang dan tergantung.

Sebelum ditemukan tewas, LS sempat tidak ada kabar kurang lebih satu minggu.

“Benar, korban ditemukan pada hari Minggu tanggal 9 Februari 2025 sekira jam 23.30 WIB,” ujar Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Patrol, Kompol H Saripudin kepada Tribuncirebon.com, Senin (10/2/2025).

Saripudin mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh rekannya, S. Ia awalnya curiga karena korban yang biasa datang ke rumahnya untuk nongkrong sudah sekitar sepekan tidak terlihat.

Baca juga: Dedi Mulyadi Instruksikan Ijazah Dikembalikan, Sekolah Swasta Cirebon: Bagaimana Solusinya?

Bahkan saat dikirimi pesan, korban tidak pernah menjawab serta ponselnya yang selalu tidak aktif.

Rekannya itu lalu berinisiatif mendatangi rumah korban. Sesampainya di sana, tercium bau busuk yang menyengat.

Ketika dicek, bau tersebut berasal dari korban yang ditemukan sudah tewas dengan cara tidak wajar gantung diri di dapur rumah.

“Melihat kejadian tersebut rekan korban langsung melapor,” ujar dia.

Saripudin menyampaikan, polisi yang mendapat laporan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Polisi juga memeriksa saksi-saksi dan meminta keterangan dari keluarga.

Disampaikan Saripudin, menurut keterangan keluarga, diketahui keseharian korban selalu tertutup dan jarang bercerita jika ada masalah.

Namun, lanjut dia, dari keterangan keluarga, korban diketahui juga masih mempunyai istri yang bekerja di Taiwan. Hanya saja, hubungan rumah tangganya tidak jelas.

“Dalam hal ini pihak keluarga menolak jika jenazah korban dilakukan autopsi dan menyadari bahwa kematian korban sudah menjadi kehendak Tuhan,” ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved