Dompet Dhuafa dan OK OCE Luncurkan Program Bersama Pojok Baca Nasional di Kuningan, Ini Tujuannya
Lembaga independen Dompet Dhuafa dan OK OCE di SDN 1 Darma Kuningan meluncurkan program bersama Pojok Baca Nasional
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Lembaga independen Dompet Dhuafa dan OK OCE di SDN 1 Darma Kuningan meluncurkan program bersama Pojok Baca Nasional.
Hal itu terkemuka saat sejumlah pengurus organisasi sosial itu melakukan kegiatan yang melibatkan tenaga pendidik, tokoh masyarakat hingga aparat desa setempat.
Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan OKE OCE Kemanusiaan, lim Rusyamsi didampingi General Manajer Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa, Bobby P. Manullang, menjelaskan, bahwa program pojok baca ini untuk menambah literasi buku, referensi, ensiklopedi dan pengetahuan tambahan bagi pelajar di setiap daerah, termasuk bagi para buat siswa Pendidikan Dasar di Desa Darma.
"Program ini sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa, menambah pengetahuan dan ikut menyukseskan pemerintah dalam usaha mencerdaskan anak-anak bangsa," katanya.
Terlebih diketahui dan berdasarkan tim pengawas TK dan SD Kecamatan Darma, kondisi IPM bidang pendidikan Kabupaten Kuningan 7,2 persen, dan jika dilakukan penghitungan rata-rata anak tidak selesai hingga kelas 2 SMP.
"Terlepas dengan referensi tadi, komitmen Dompet Dhuafa dan OK OCE itu berusaha dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi," katanya.
Selain itu, pendidikan karakter kepada anak-anak juga penting. Sehingga pengawasan orang tua dan lingkungan terhadap anak perlu di optimalkan.
"Seperti banyak diketahui kondisi mereka sekarang lebih sering membuka HP rata-rata 10 jam setiap harinya, meskipun literasi bisa dari internet tapi rentan terhadap konten orang dewasa," katanya.
Melihat fenomena demikian, sekaligus sebagai harapan kepada guru dan orangtua harus lebih intens mengawasi anak-anak.
"Pendidikan di sekolah hanya 30 persen sedangkan 70 persen adalah di rumah dan lingkungan, sehingga peran orang tua sangat penting dalam pendidikan karakter anak," ujarnya.
Diketahui Program Bersama Pojok Baca Nasional dan Pelatihan Literasi Kreatif dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Yashuda Darma.
Dompet Dhuafa dan MPZ OK OCE bergerak di bidang sosial, ekonomi dan pendidikan. Ia menyebutkan, angka pengangguran di Kabupaten Kuningan mencapai 7,7 persen dan di Jawa Barat urutan nomor lima.
"Padahal rata-rata nasional angka pengangguran cuma 4,8 persen tetapi di Kabupaten Kuningan 7,7 persen. Mengenai tingginya angka pengangguran dan pencari kerja di Kabupaten Kuningan karena bukan daerah industri tetapi pertanian," katanya.
"Warga Kuningan lebih memilih merantau ke kota besar jadi pegawai pabrik, pegawai cleaning service atau juru parkir,"
| Muscab PPP Kuningan Digelar 11 April 2026, Ada Tiga Kandidat Ketua, Ini Nama-namanya |
|
|---|
| Jadwal SIM Keliling Kuningan Besok 9 April 2026: Serbu 6 Titik Sekaligus, Ini Lokasinya |
|
|---|
| Truk Bermuatan Ribuan Telur Terguling Lalu Tabrak Motor di Kuningan. Jalan Jadi Licin |
|
|---|
| 683 Calon Haji Kuningan Siap Berangkat Meski Geopolitik Memanas, Ini Kata Kepala Kemenag |
|
|---|
| 683 Calon Haji Kuningan Bersiap ke Tanah Suci, Termuda Usia 18 dan Tertua 85 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Lembaga-independen-Dompets.jpg)