Khutbah Jumat
Teks Khutbah Jumat 1 November 2024: 3 Hal yang Memperlemah dan Memperkuat Iman
kali ini Tribuncirebon.com akan mengulas khutbah jumat berjudul 3 Hal yang Memperlemah dan Memperkuat Iman.
Penulis: Sartika Harun | Editor: Sartika Rizki Fadilah
Hadirin Jamah Jumat Rahimakumullah
Mengeluh pada orang lain atas nasib buruk yang menimpa termasuk pertanda tidak terima dengan ketetapan Allah. Kita tidak diperkenankan mengeluh, kecuali kepada Allah. Mengeluh kepada Nya diperbolehkan karena itu merupakan bentuk doa.
Disebutkan dalam riwayat dari Abdullah bin Mas’ud Ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda; “Maukah kalian aku ajarkan beberapa kalimat yang diucapkan oleh Nabi Musa As., ketika menyeberangi laut bersama Bani Israil?” Para sahabat menjawab, “Tentu mau, wahai Rasulullah”.
Lalu Nabi Muhammad SAW berkata, “Ucapkanlah:
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ وَإِلَيْكَ الْمُشْتَكَى , وَأَنْتَ الْمُسْتَعَانُ , وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
“Ya Allah, segala puji hanya bagi-MU dan hanya kepada-Mu kami mengadu. Engkaulah Dzat yang paling berhak dimintai pertolongan. Tiada daya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha tinggi dan Maha Agung”
Al-A’Masy berkata, “Sejak aku mendengar doa tersebut dari saudara kandungku, al-Asadi al-Kufi-yang menerimanya dan Abdullah bin Mas’ud, aku tidak pernah meninggalkannya (meninggalkan doa tersebut; selalu membaca doa tersebut)”
Baca Juga Hukum, Syarat, Rukun, Sunah Khutbah Jumat dan Adab Khatib
Dia juga berkata, “Aku pernah bermimpi; di dalam mimpi itu datang seseorang kepadaku. Dia berkata, Wahai Sulaiman, tambahkanlah pada doa tersebut kalimat berikut ini:
وَنَسْتَعِينُكَ عَلَى فَسَادٍ فِينَا , وَنَسْأَلُكَ صَلَاحَ أَمْرِنَا كُلَّهُ
Kami memohon pertolongan kepada-Mu dari segala bencana kerusakan yang menimpa dan kami memohon kepada-Mu kebaikan dalam segala urusan.
Hadirin Jamah Jumat Rahimakumullah
Orang yang sedih dan dirundung kesedihan karena urusan dunia; sejatinya ia sedang marah kepada Allah SWT; Dia tidak ridha atas ketetapan-Nya dan tidak sabar atas cobaan yang diterimanya. itu sebabnya, dalam keadaan yang demikian itu, keimanannya kepada takdir Allah SWT sedang dalam ujian. Namun kadang tidak dirasakannya.
Sementara itu, keimanan kita menyatakan, setiap kejadian di dunia ini sesungguhnya berdasarkan qadha dan qadar Allah SWT. Namun, di antara kita kadang terjerumus secara tidak sadar ke dalam suasana kehidupan yang memperlemah keimanan kita.
Di antara kita tiba-tiba menjadi benci terhadap suasana kehidupan. Sejak pagi hari saat memulai kehidupan, sudah membenci situasi dan kondisi yang disangkanya tidak memihak kepada dirinya.
Itulah gambaran dari bunyi ke dua hadits Rasulullah Muhammad SAW; bahwa Siapa yang pada pagi harinya bersedih karena urusan dunia; maka dia pada pagi hari itu telah membenci ketetapan Allah SWT. Semoga kita dijauhkan dari keadaan yang demikian itu.
Hadirin Jamah Jumat Rahimakumullah
| NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 10 April 2026: Sifat Malu sebagai Penjaga Harga Diri |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 10 April 2026: Menggapai Kebahagiaan Abadi di Akhirat |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 10 April 2026: Langkah Memperkuat Ketakwaan Sebelum Wafat |
|
|---|
| 10 Tema Islami Ceramah Khutbah Jumat Singkat dan Bermakna |
|
|---|
| Teks Khutbah Jumat Terbaru: Cara Memperkuat Ketaqwaan Sebelum Kematian Tiba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Solat-Gaib-Secara-Khusus-untuk-Eril-Solat-Jumat-di-Masjid-Agung-Kota-Tasikmalaya-Tetap-Khusyu.jpg)