Minggu, 31 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kawasan Industri KIEM Bakal Gandeng Pemkab Majalengka Siapkan Program Vokasi

KIEM memiliki luas lahan total 400 hektare. Sudah ada tujuh investor yang masuk.

Tayang:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Suasana Kawasan Industri KIEM di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jumat (23/8/2024) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kawasan industri Kertajati International Industrial Estate Majalengka (KIEM) bakal menggandeng Pemkab Majalengka untuk menyiapkan program vokasi.

Direktur Kawasan Industri KIEM, Toni Sukadil, mengatakan, kolaborasi pemerintah daerah dan swasta dalam program vokasi menjadi kesempatan emas.

Terutama dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Majalengka, sehingga memiliki kemampuan atau kompetensi sesuai kebutuhan sektor industri.

"Kerja sama di program vokasi ini merupakan kesempatan besar bagi pemerintah daerah dan swasta," kata Toni Sukadil saat ditemui di Kawasan Industri KIEM, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Sabtu (31/8/2024).

Ia mengatakan, kolaborasi tersebut menjadikan pemerintah daerah memiliki kompetensi yang mumpuni, sedangkan bagi swasta program itu membuat bisa lebih maksimal untuk berkontribusi kepada masyarakat sekitar.

Karenanya, pihaknya bakal mendorong setiap investor di kawasan industri KIEM untuk segera berkoordinasi dengan Pemkab Majalengka terkait pelaksanaan program vokasi.

Sebab, menurut dia, pemerintah daerah dan swasta sama-sama memiliki tujuan untuk mengembangkan daerah, sehingga peningkatkan kualitas SDM melalui program vokasi menjadi kuncinya.

"Kami berkomitmen untuk berkontribusi positif kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan kawasan Rebana Metropolitan, karena KIEM juga termasuk di dalamnya," ujar Toni Sukadil.

Toni menyampaikan, hingga kini terdapat tujuh investor yang telah menanamkan modalnya di kawasan industri KIEM yang total luas lahannya mencapai 400 hektare tersebut.

Tujuh investor itu terdiri dari enam penanaman modal dalam negeri (PMDN), dan satu penanaman modal asing (PMA) yang berasal dari Taiwan, dan telah dilakukan serah terima lahan.

"Kehadiran investor ini diharapkan bisa bersama-sama untuk selalu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Kabupaten Majalengka dan sekitarnya," kata Toni Sukadil.

Baca juga: Kawasan Industri Kertajati Majalengka Ditargetkan Mampu Menyerap 20 Ribu Tenaga Kerja

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved