Selasa, 14 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Iing Sayuti dan Kawan-kawan Seniman Indramayu Ajak Masyarakat Tebar Cinta Pada Alam Lewat Tarian

Aksi menari di atas kapal nelayan mewarnai gerakan bersih-bersih pantai dan laut yang digelar oleh Pemkab Indramayu

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Iing Sayuti bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Darma Ayu Art Forum saat menari di atas kapal dalam kegiatan bersih-bersih pantai dan laut di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (3/7/2024) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Aksi menari di atas kapal nelayan mewarnai gerakan bersih-bersih pantai dan laut yang digelar oleh Pemkab Indramayu di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur.

Mereka adalah Iing Sayuti, Chandra N Pangeran dan Savika Nurul Ain. 

Lewat pertunjukkan tari, seniman yang tergabung dalam Darma Ayu Art Forum ingin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menebar cinta kepada alam raya.

“Kita sebagai manusia wajib menebar cinta untuk alam semesta. Kalau tidak laut akan kotor rusak,” ujar Iing Sayuti kepada Tribuncirebon.com, Rabu (3/7/2024).

Pentas tari yang dilakukan Iing dan kawan-kawan ini merupakan tari kontemporer. 

Sebagai seniman, mereka ingin berkontribusi menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga alam.

Dari gerakan-gerakan yang ditunjukkan, lanjut Iing, pihaknya ingin mengedukasi agar masyarakat jangan lagi membuang sampah sembarang, baik di laut, sungai, maupun tempat-tempat lainnya.

Dalam pentas tersebut juga diperlihatkan para penari menuangkan air pada tanaman pohon. 

Iing mengatakan, gerakan tersebut memfilosofikan manusia harus senantiasa menjaga pohon dan alam.

Iing Sayuti bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Darma Ayu Art Foruma
Iing Sayuti bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Darma Ayu Art Forum saat menari di atas kapal dalam kegiatan bersih-bersih pantai dan laut di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (3/7/2024)

Aksi yang sama sebelumnya juga dilakukan Iing Sayuti dan kawan-kawannya dengan menggelar pentas tari di atas tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pecuk Indramayu benerapa waktu lalu.

Aksi ini dilakukan Iing karena merasa sedih melihat kondisi alam belakangan ini. Tidak sedikit oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab terus melukai alam dengan sampah.

Lanjut dia, padahal alam juga bisa bersedih, alam bisa menangis, dan alam juga bisa murka atau marah.

Hal ini pula yang membuat kelompoknya terus mengkampanyekan gerakan cinta alam lewat tarian akhir-akhir ini.

“Kalau alam sudah murka kita bisa apa? Alam ini kan yang membuat kehidupan buat kita,” ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved