Minggu, 19 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Hantu di Jalan Siliwangi Kuningan Diserbu Warga Saat Malam Takbiran Idul Adha

Di malam takbiran ini suasana kota Kuningan sangat ramai oleh warga. Di Jalan Siliwangi warga berbaur dengan hantu.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Warga berfoto bersama dengan pocong yang ada di Jalan Siliwangi, Kuningan, di malam takbiran Idul Adha. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Malam perayaan hari Idul Adha 1445 Hijriah di Kuningan, hantu di Jalan Siliwangi menjadi perhatian pengunjung dan warga setempat .

"Alhamdulillah, bentuk perhatian pengunjung yang kami apreasiasi. Mereka ingin foto bareng dengan sejumlah hantu di Jalan Siliwangi," kata Sena yang juga Ketua Komunitas Hantu Kuningan saat berbincang dengan Tribun, Minggu (16/6/2024).

Menurut Sena, kehadiran Kohaku (Komunitas Hantu Kuningan) tidak lain sebagai media edukasi bagi lapisan warga.

"Iya, awalnya kami hadirkan hantu-hantu ini sebagai media edukasi dan hiburan. Terbukti dengan banyaknya kalangan anak, remaja hingga dewasa dan mereka yang ikut foto bareng itu ada yang memberi kami uang," katanya.

Sena mengatakan, jumlah pengunjung banyak di Jalan Siliwangi tidak terjadi setiap malam hari.

"Ya, untuk pengunjung banyak itu biasa terjadi di momen tertentu. Seperti malam takbiran Idul Adha sekarang, atau malam akhir pekan dan waktu liburan sekolah atau liburan," katanya.

Menyinggung soal jumlah hantu di turunkan di Jalan Siliwangi, Sena mengaku ada sebanyak 8 hantu yang terpasang di ruas jalan, dengan kondisi tidak mengganggu aktivitas kendaraan.

"Jumlah hantu itu sebanyak delapan, mereka ada hantu kepala sumpung, kuntilanak, tuyul, hantu sundel bolong dan pocong. Nah, untuk pocong itu ada beragam jenis dan semua bertujuan sebagai edukasi lingkungan," kata Sena seraya menambahkan bahwa penerimaan uang dari jasa foto bareng Kohaku itu rata-rata sekitar Rp 200 -  500 ribu per malam.

"Jumlah pendapatan itu dibagi pada perawatan pakaian atau cosplay dan dibagi pada sebanyak 10 orang termasuk jumlah personel hantu," ucapnya. 

Baca juga: Demi Kenyamanan dan Keamanan Masyarakat, Polres Majalengka Gelar Razia Geng Motor Malam Hari

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved