Kasus Pencatutan Identitas Guru Klaim Punya Ferarri, Disdukcapil Ingatkan Warga Jaga Data Pribadi
Polemik kasus pencatutan identitas guru honorer, Rizal Nurdiansyah yang disebut memiliki mobil Ferarri menjadi alarm serius bagi keamanan data pribadi
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Polemik kasus pencatutan identitas guru honorer, Rizal Nurdiansyah yang disebut memiliki mobil Ferarri menjadi alarm serius bagi keamanan data pribadi masyarakat
- Helmi Jihar, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kuningan buka suara soal kasus tersebut
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Polemik kasus pencatutan identitas guru honorer, Rizal Nurdiansyah yang disebut memiliki mobil Ferarri menjadi alarm serius bagi keamanan data pribadi masyarakat.
Demikian hal itu dikatakan Helmi Jihar, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kuningan saat berbincang dengan Tribun, Jum'at (17/4/2026).
Helmi mengatakan potensi penyalahgunaan data kerap berawal dari hal-hal yang dianggap sepele, seperti membuang fotokopi KTP sembarangan.
"Kondisi ini sering kami temukan bekas fotokopi KTP digunakan sebagai pembungkus makanan. Padahal itu berbahaya karena data bisa diambil dan disalahgunakan,” kata Helmi mengawali perbincangan.
Menurutnya, untuk keamanan data kependudukan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat sebagai pemilik data.
"Maka dari itu kepada lapisan masyarakat tidak sembarangan membagikan Nomor Induk Kependudukan (NIK), terutama melalui media sosial. NIK itu kunci akses ke data pribadi," katanya.
Upaya pencegahan, Helmi mengemuka bahwa Disdukcapil Kuningan terus mendorong penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dinilai lebih aman dibandingkan KTP elektronik fisik.
"Namun, tingkat adopsi IKD di Kuningan masih rendah, baru sekitar 7 persen. Padahal IKD lebih sulit dimanipulasi, karena harus benar verifikasi pribadinya. Seperti pasword bentuk wajah, lirikan mata dan sebagainya," katanya
Diberitakan sebelumnya bahwa Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz membenarkan adanya laporan terkait dugaan pencatutan nama seorang guru honorer dalam kasus yang melibatkan mobil mewah jenis Ferrari di Kabupaten Kuningan.
"Untuk hal itu benar, ada laporan yang sedang kami tangani terkait dugaan pencatutan nama. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman,” ujar AKP Abdul Aziz kepada wartawan, Kamis (17/4/2026).
Baca juga: Kasus Pencatutan Nama Guru Honorer Kuningan Beli Ferarri, Pihak Biro Jasa Buka Suara
Baca juga: Guru Honorer Kuningan Lapor Polisi Soal Beli Ferarri Rp 4,2 Miliar, Ini Kata Kasat Reskrim
Sekedar informasi, kasus pencatutan nama melibatkan Rizal Nurdiansyah, guru honorer yang disebut memiliki mobil Ferarri seharga 4,2 miliar.
Rizal akhirnya melakukan pelaporan kepada kepolisian Polres Kuningan.
Terlebih mobil mewah yang lengkap dengan surat dan faktur pembelian jelas barang mahal yang harus mendapat perawatan mahal juga.
| Hama Tikus dan Wereng Jadi Ancaman Saat Musim Panen, Dinas Pertanian Kuningan dan Petani Lakukan Ini |
|
|---|
| Jadwal SIM Keliling Kuningan Hari Ini 17 April 2026: Serbu 6 Titik Sekaligus, Ini Lokasinya |
|
|---|
| Kasus Pencatutan Nama Guru Honorer Kuningan Beli Ferarri, Pihak Biro Jasa Buka Suara |
|
|---|
| Eceng Gondok Penuhi Waduk Darma Kuningan, Kepala Desa Jagara Minta Penanganan Bersama |
|
|---|
| Guru Honorer Kuningan Lapor Polisi Soal Beli Ferarri Rp 4,2 Miliar, Ini Kata Kasat Reskrim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Helmi-Jihar-Kepala-Bidang-Pelayanan-Pendaftaran-PendudukS.jpg)