Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Banjir di Majalengka

Update Banjir di Kertajati Majalengka, Rendam 1.300 Rumah, 3.500 Warga Terdampak

Ada sekitar 1.300 rumah warga yang terendam banjir di Kertajati, Majalengka.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah warga beraktivitas di rumahnya yang terendam banjir di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Senin (12/2/2024). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mencatat 1.300-an rumah di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, terendam banjir.

Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Majalengka, Rezza Permana, mengatakan, ribuan rumah itu tersebar di tega desa, di antaranya, Desa Palasah, Kertawinangun, dan Pakubeureum.

Menurut dia, sebanyak 1.300 kepala keluarga (KK) atau 3.500 jiwa warga yang tersebar di tiga desa di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, tersebut terdampak banjir.

"Luas areal permukiman warga di tiga desa tersebut yang terendam banjir kira-kira mencapai 200 hektare," kata Rezza Permana saat ditemui di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Senin (12/2/2024).

Ia mengatakan, jumlah rumah yang terendam banjir juga berbeda-beda di tiap desanya, misalnya, di Desa Palasah yang mencapai 800 unit rumah, dan warga terdampaknya mencapai 2.000 jiwa.

Sementara jumlah rumah terendam banjir di Desa Kertawinangun mencapai 450 unit rumah, dan warga terdampaknya mencapai 500 KK atau 1.400 jiwa.

Selain itu, 50 unit rumah juga terendam banjir di Desa Pakubeureum, dan jumlah warga terdampaknya mencapai 50 KK atau 100 jiwa, sehingga menjadi wilayah yang tidak terlalu parah.

"Desa Palasah merupakan wilayah terdampak banjir paling parah, karena jumlah rumah yang terendam dan warga terdampaknya lebih banyak dibanding dua desa lainnya," ujar Rezza Permana.

Rezza menyampaikan, banjir yang merendam tiga desa itu berlangsung sejak Minggu (11/2/2024) malam akibat jebolnya tanggul Sungai Cipelang di kawasan tersebut.

Saat itu, debit air di Sungai Cipelang juga meningkat akibat hujan deras yang mengguyur sejak Minggu sore, sehingga air yang meluap merendam rumah-rumah warga di tiga desa tersebut.

"Personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan lainnya juga bersiaga untuk menanggulangi serta membantu warga terdampak banjir di tiga desa tersebut," kata Rezza Permana.

Baca juga: Banjir di Kertajati Majalengka Turut Merendam Jalan Menuju Akses Tol Cipali, Tak Bisa Dilalui

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved