Isra Miraj
Teks Khutbah Jumat 9 Febuari 2024 Mengenai Isra Miraj dan Shalat
Sebagai upaya pengingat dan memberikan arahan tentang makna peringatan Isra Miraj, tak ada salahnya
Penulis: Sartika Harun | Editor: Sartika Rizki Fadilah
TRIBUNCIREBON.COM - Berikut contoh materi khutbah Jumat menyambut peringatan peristiwa besar Islam, Isra Miraj 1445 H tahun 2024.
Berdasarkan penanggalan kalender Hijriah peringatan Isra Miraj 2024 jatuh pada hari Kamis (8/2/2024).
Menjalang datangnya momen penting tersebut, hampir semua umat muslim selalu melaksanakan peringatan Isra Miraj.
Sebagai upaya pengingat dan memberikan arahan tentang makna peringatan Isra Miraj, tak ada salahnya para Khotib Jumat untuk membawakan materi tersebut dalam khutbah Jumat.
Isra Miraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Peristiwa sejarah Isra Miraj tersebut, tentang kisah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.
Berikut ini disajikan contoh materi khutbah Jumat bertemakan Isra Miraj dan Shalat
Khutbah I
الْحَمْدُ لله الَّذِي هَدَانَا لِلْإِسْلَامِ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا الله . الحَمْدُ لله الذى وقع الرجب شهرا للمعراج، وأوجب فيه الصلاة للمسلمين كالسراج, أَشْهَدُ أَنْ لَا إِله إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وصَلَّى الله عَلَيْهِ وَعَلَى أَله وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيرًا يَا أَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ الله وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه و سلم وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ. أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ أَوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بتقو الله وقد فاز المتقون
Ayyuhal Muslimunal Hadhirunn, Rahimakumullah
Marilah kita bersama-sama meningkatkan kadar keimanan dan keislaman kita kepada Allah SWT, sebagai bukti ketaqwaan kita kepada-Nya. Apabila Iman adalah urusan hati dan tempat bersemayamnya semangat ketuhanan yang bersifat abstrak, maka Islam adalah pengejawantahan dari keimanan tersebut yang nyata; dan bersifat realistis; yang telah Rasulullah ajarkan melalui syari'at (shalat, zakat, puasa, haji).
Jika iman diibaratkan seperti panas yang menyengat, maka Islam adalah api yang berkobar. Islam tanpa iman bagaikan api tanpa panas. Yang hanya bisa menakutkan tapi tidak mampu membakar. Begitu juga sebaliknya, jika iman tanpa Islam sepeti panas tanpa api yang tidak berfungsi.
Dengan kata lain menjalankan segala perintah syariat Islam yang merupakan panji-panji kebesaran Islam adalah hal yang penting, namun jangan sampai melupakan kualitas iman yang ada dalam hati. Shalat Jumat, shalat jama'ah, haji, zakat adalah wajib dan karena pelaksanaannya membuktikan kepada dunia akan kebesaran Islam. Namun pengayaan materi keimanan haruslah selalu di adakan, karena hal itu merupakan gizi bagi kesehatan mental Islam.
Karena itulah, meningkatkan ketaqwaan merupakan sebuah upaya meningkatkan dan menyeimbangkan kondisi iman dan Islam kita. Menyeimbangkan antara laku syari'at dengan laku hakekat (keimanan dalam hati). Sehingga terciptalah cita-cita al-islamu ya'lu wa la yu'la 'alaihi.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah
| Contoh Sambutan Panitia Isra Miraj 1447 H untuk Kegiatan Sekolah, Madrasah dan Masjid |
|
|---|
| Kumpulan 3 Pidato Singkat Isra Miraj 1447 H, Inspiratif dan Mudah Dihafalkan |
|
|---|
| 3 Contoh Pidato Singkat Peringatan Isra Miraj 1447 Kisah Nabi Muhammad SAW, Mudah Dihafalkan |
|
|---|
| 30 Ucapan Islami Isra Miraj 2026/1447 H Penuh Doa dan Menyentuh Hati Buat Caption Medsos |
|
|---|
| 5 Contoh Teks Sambutan Isra Miraj 1447 H Singkat untuk Panitia Acara Sekolah, Masjid dan Madrasah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/shalat-idul-adha-di-polres-majalengka.jpg)