Pembacokan di Sumedang

Ini Pemicu Suami Ngamuk dan Bacok Istri di Sumedang, Jari Kelingking Korban Putus

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyusun kronologi peristiwa pembacokan seorang ibu rumah tangga yang dilakukan suaminya

Dok Humas Polres Sumedang
Polisi melakukan olah TKP kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, di Kampung Kebon RT04/04, Desa/Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Senin (5/2/2024) 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana 

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyusun kronologi peristiwa pembacokan seorang ibu rumah tangga yang dilakukan suaminya sendiri, di Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang


Insiden pembacokan sadis ini terjadi di Kampung Kebon RT04/04, Desa/Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Senin (5/2/2024). 


Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menjelaskan kronologi penganiayaan menggunakan senjata tajam ini.

Baca juga: Seorang Istri di Sumedang Dibacok Suaminya Sendiri, Pelaku Coba Mengakhiri Hidup


Menurut Awang, peristiwa pembacokan yang terjadi sekitar pukul 10.30 ini bermula saat korban tengah berada di kediaman orang tuanya. 


"Berdasarkan keterangan yang diperoleh, insiden ini dipicu pertengkaran antara pelaku dan korban. Pertengkaran tersebut kemudian semakin memanas, dan pelaku pun akhirnya menebaskan golok kepada korban sehingga korban terluka di bagian kepala," kata Awang kepada TribunJabar.id.


Kemudian, kata Awang, usai mengalami luka bacok, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari, tetapi terus dikejar oleh pelaku. 


"Korban berusaha melarikan diri ke gudang pupuk yang berada tak jauh dari TKP awal, namun pelaku berhasil mengejarnya dan pelaku kembali menebaskan goloknya kepada korban. Usai dibacok, korban kembali melarikan diri ke arah warung nasi yang berjarak sekitar 25 meter dari gudang pupuk, hingga berhasil bersembunyi di rumah pemilik warung nasi," ucapnya. 


Setelah itu, kata Awang, pelaku terus berusaha mengejar korban. Namun, katanya, pelaku diduga panik melihat warga sudah berkerumun di lokasi kejadian, hingga pelaku berupaya mengakhiri hidupnya dengan melukai lehernya sendiri. 

Polisi melakukan olah TKP kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, di Kampung Kebon RT04/04, Desa/Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Senin (5/2/2024).
Polisi melakukan olah TKP kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, di Kampung Kebon RT04/04, Desa/Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Senin (5/2/2024). (Dok.Humas Polres Sumedang )


"Pelaku menyabetkan golok ke lehernya sendiri. Kemudian, golok milik korban berhasil direbut oleh warga, pelalu melarikan diri, hingga akhirnya tergeletak di dekat selokan yang tak jauh dari Masjid," ujarnya. 


Awang menyebutkan, warga berhasil memberikan pertolongan pertama terhadap korban dan pelaku dan melarikannya ke RSUD Sumedang


"Korban mengalami luka robek di bagian kepala sepanjang 3 centimeter, dan jari kelingking kiri terputus. Sedangkan pelaku mengalami luka sayatan di leher sepanjang 6 centimeter, " kata Awang. 


Diberitakan sebelumnya, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Sumedang terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang setelah terluka akibat dibacok suaminya sendiri. 


Peristiwa ini terjadi di Kampung Kebon RT04/04, Desa/Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Senin (5/2/2024) 


Pelaku pembacokan ini adalah Mulyana  (46). Sementara korbannya adalah sang istri, Iyus Yusniawati (36). 


Setelah membacok sang istri, pelaku berupaya melakukan mengakhiri hidupnya dengan cara melukai lehernya.


Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya mengatakan,  insiden penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi sekitar pukul 10.30.


"Keduanya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Keduanya telah dilarikan ke RSUD Sumedang," kata Awang saat dikonfirmasi TribunJabar.id.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved