Breaking News
Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kebakaran di Cianjur

Enam Kios di Hegarmanah Cianjur Terbakar, Warga Sempat Dengar Suara Ledakan

Enam kios di Jalan Raya Bandung tepatnya di Tugu Pramuka, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur terbakar. 

Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Petugas Damkar Cianjur saat melakukan upaya pemadaman, Sabtu (20/1/2024) 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi. 


TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Enam kios di Jalan Raya Bandung tepatnya di Tugu Pramuka, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur terbakar


 Kebakaran yang mennghanguskan enam kios tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (20/1/2024). 


Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa kebakaran tersebut, dan api diduga akibat konleting listrik. Sebelum kobaran api membesar warg di sekitar sempat mendengar suara ledakan. 

Baca juga: Heboh Pedagang dan Pengunjung Pasar Baru Bandung Diminta Keluar Gedung, Kebakaran di Basement


 Reki petugas Damkar Cianjur mengatakan, dua unit kendaraan pemadaman kebakaran dan sejumlah personel dikerahkan untuk memadamkan korban api.  


"Sejumlah warga sempat mendengar suara ledakan, lalu disusul dengan kobaran api dari arah belakang tempat tambal ban," katanya pada wartawan, Sabtu (20/1/2024). 


 Karena angin kencang lanjut dia, kobaran api kemudian menjalar kebeberapa kios di dekatnya, hungga kobaran api dan asap membung-bumbung tinggi. 


 "Setelah petugas Damkar berjibaku hampir selama 30 menit, akhirnya kobaran api dapat dipadamkan sekitar pulul 17.30 WIB, dan langsung dilakukan pendinginan," katanya. 


 Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun enam kios hangus terbakar dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta. 

Baca juga: Polres Cianjur Selidiki Penyebab Kebakaran Toko Bahan Bangunan yang Menewaskan Tiga Orang


 "Korban tidak ada. Semua pemilik kios berhasil menyelamatkan diri saat api muncul. Tapi kerugian lebih dari Rp 150 juta. Paling besar kios tambal ban," ucap dia.


 Dia menambahkan, berdasarkan keterangan beberapa orang saksi kebakaran tersebut kebakaran itu diduga akibat konsleting listik.


 "Penyebabnya diduga akibat korsleting listrik, namun untuk penyebab pastinya akan diselidiki oleh pihak yang berwajib," kata dia. 

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved