Sabtu, 18 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Jalan Lingkar Timur Kuningan Bisa Dilewati Lagi, Proyek Pemapasan Bukit Kembar Selesai

Sebelumnya akses jalan lingkar timur mengalami pemberlakuan buka tutup saat melakukan pengikisan pada bukit kembar

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Petugas pemadam kebakaran lakukan pembersihan ruas jalan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ruas Jalan Lingkar Timur Kuningan kini bisa digunakan seperti pada biasanya. 

Sebelumnya sempat ditutup akibat ada proyek pemapasan bukit kembar yang dianggap rawan longsor saat musim hujan berlangsung.

Kini proyek tersebut sudah selesai, jalan pun bisa kembali dilewati kendaraan.

"Sekitar 30 ribu liter air, ruas jalan telah dibersihkan dari material tanah yang menempel akibat pengerjaan proyek tersebut," ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Agra saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (28/12/2023).

Baca juga: Viral Penampakan Jalan Lingkar Timur Kuningan Bikin Netizen Bangga, Terlihat Estetik dan Indah

Pelaksanaan pembersihan material tanah di ruas jalan, kata dia mengklaim, bahwa ini sebagai pelayanan dan sebelumnya telah terjadi Kordinasi dengan lembaga pemerintah lainnya.

Terlebih, ruas jalan ini sebagai jalur pengurai Kemacetan yang terjadi di jalan nasional.

"Kita laksanakan pembersihan ruas jalan sebagai bentuk pelayanan dan kita juga telah melakukan kordinasi dengan pihak terkait. Apalagi ruas jalan ini merupakan kebutuhan kendaraan sebagai akses pengurai Kemacetan kendaraan," ujarnya.

Sekadar informasi, akses jalan lingkar timur mengalami pemberlakuan buka tutup. Hal itu menyusul dengan kegiatan pemerintah dalam melakukan pengikisan pada bukit kembar yang berada di jalur alternatif tersebut.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Dinas PUPR Kuningan, Putu Bagiasna saat ditemuinya Tribun di sela kegiatannya, di Komplek Setda Pendopo Kuningan, Selasa (31/10/2023).

Menurutnya, pelaksanaan pengikisan lahan perbukitan itu memiliki panjang sekitar 600 meter dan pelaksanaan kerja berlangsung selama 2 bulan.

"Pelaksanaan pengerjaan pengikisan lahan perbukitan itu selama 2 bulan. Kegiatan penataan itu, untuk mencegah terjadinya longsor saat musim penghujan," ujarnya.

Dalam pelaksanaan kerja lapangan, kata Putu mengklaim bahwa itu dilakukan oleh perusahaan dari Jakarta dan sumber biaya kegiatan juga dari kementrian.

"Secara teknis pengerjaan itu dari PT, saya lupa dan semua dilakukan lelang dan pelaksanaan kerja oleh Kementrian," katanya.

Lokasi bukit kembar yang tengah dilakukan pengikisan, kata Putu mengungkap secara geografis lahan perbukitan masuk wilayah Desa Garatengah, Kecamatan Japara.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved