Harga Beras di Pasar Sindangkasih Cigasong Majalengka Masih Bergejolak, Pedagang Sebut Pasokan Turun
Harga beras di Majalengka terus naik. Pedagang di Pasar Cigasong memberikan penjelasan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Harga beras tampaknya masih bergejolak di Pasar Sindangkasih Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka.
Pedagang beras di Pasar Sindangkasih Cigasong, Opik Surahman (40), mengatakan, saat ini menjual beras medium seharga Rp 13500 perkilogram, dan beras premium Rp 14 ribu perkilogram.
Menurut dia, harga tersebut lebih tinggi dibanding pada Juli 2023 yang hanya Rp 11 ribu perkilogram untuk beras medium, dan beras premium dijual seharga Rp 12 ribu perkilogramnya.
"Harga beras mulai merangkak naik sejak Agustus 2023, dan hingga kini masih bergejolak," kata Opik Surahman saat ditemui di Pasar Sindangkasih Cigasong, Jumat (22/9/2023).
Ia mengatakan, kenaikan harga beras itu dipicu pasokan padi yang minim, karena dampak fenomena El Nino membuat musim kemarau lebih panjang, sehingga petani kesulitan mengolah lahan.
Karenanya, pihaknya mengakui kenaikan harga beras tersebut juga dimulai dari tingkat produsen atau pabrik yang biasa memasok ke kiosnya yang berukuran kira-kira 5 × 5 meter itu.
Selain harganya bergejolak, warga Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, itu pun menyebut pasokan beras yang diterimanya juga cenderung menurun dibanding biasanya.
"Saya biasanya mendapat pasokan tiga - lima ton beras setiap seminggu sekali dari tiga pabrik. Sekarang turun drastis, dari tiga pabrik hanya mendapat 500 kuintal beras," ujar Opik Surahman.
Sementara pedagang beras lainnya, Nurbaeti (51), menyampaikan, per hari ini baru saja menaikkan harga beras kualitas premium yang dijualnya menjadi Rp 14.500 perkilogram.
Pasalnya, pabrik beras yang biasa memasok hampir satu ton beras ke kios dagangannya di Pasar Sindangkasih Cigasong juga ternyata menaikkan harganya.
Karenanya, Nurbaeti pun mau tak mau menaikkan harga beras yang dijualnya meski sebenarnya enggan akibat harga yang dipatok sebelumnya pun cukup tinggi dari biasanya.
"Hari ini naik lagi, karena dari pabriknya juga harganya naik. Sebenarnya agak berat, karena kalau harganya terlalu tinggi khawatir pembelinya enggak mau," kata Nurbaeti.
Ia mengakui, gejolak harga beras yang dijualnya berlangsung kira-kira sejak satu bulan yang lalu, dan tidak mengetahui kapan harganya bakal kembali normal seperti sebelumnya.
Baca juga: Harga Beras Sedang Mahal, Warga Pabean Udik Indramayu Semringah Dapat Bantuan Beras
Ikuti Arahan Bupati Eman, PUTR Majalengka Sukses Bangun Infrastruktur dan Bantah Monopoli Proyek |
![]() |
---|
Bantah Isu Penguasaan Proyek di Majalengka, Inspektorat Pastikan Arahan Bupati Eman Sesuai Aturan |
![]() |
---|
UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini 28 Agustus 2025 di Cirebon dan Majalengka Melambung Jadi Segini |
![]() |
---|
Prestasi Nasional, Baznas Majalengka Dinobatkan Sebagai Pengelola Zakat Dengan Infrastruktur Terbaik |
![]() |
---|
Curah Hujan Masih Tinggi, BPBD Majalengka Imbau Warga Waspadai Longsor dan Banjir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.