Jumat, 24 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Super Blue Moon

Jam Berapa Super Blue Moon? Jangan Terlewat, Berikut Jadwalnya Beserta Cara Melihatnya

Berikut jadwal terjadinya Gerhana Matahari Hibrida beserta penjelasan asal usul dan dampaknya.

(SHUTTERSTOCK/Dari BraveryStory)
Ilustrasi blue moon atau bulan biru tertutup awan 

Kendati demikian, untuk bisa menyaksikan dengan maksimal, ia menyarankan untuk melihatnya di lokasi yang gelap dan menggunakan alat bantu.

Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan kamera, binokular, atau teleskop kecil apabila ingin melihat detail kawah-kawah di permukaan Bulan.

"Sebaiknya gelap, meskipun pada dasarnya purnama bisa dilihat dari daerah mana pun asalkan cerah pada saat itu," tandas Agus.

Definisi Bulan Biru

Andi Pangerang, Peneliti Pusat Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akui secara umum dua definisi Bulan Biru.

Ada dua pengertian yang berbeda, yakni pertama adalah Bulan Biru Musiman (Seasonal Blue Moon). 

Maksudnya ialah Bulan Purnama ketiga dari salah satu musim astronomis yang di dalamnya terjadi empat kali Bulan Purnama.

Kedua, Bulan Biru bulanan (Monthly Blue Moon), yakni Bulan Purnama kedua dari salah satu bulan di dalam kalender Masehi yang di dalamnya terjadi dua kali Bulan Purnama.

Asal Usul Bulan Biru Musiman

Bulan Biru Musiman diartikan sebagai Bulan Purnama ketiga yang terjadi dalam sebuah musim astronomis yang mengalami empat kali Bulan Purnama.

Blue Moon atau Bulan Biru. Dalam artikel mengulas tentang fenomena Blue Moon atau Bulan Biru yang akan terjadi malam ini, Minggu (22/8/2021). 
 

Hal itu, dapat ditelusuri dari penggunaan Almanak Petani Maine yang saat ini sudah tidak dipakai lagi.

Menurut almanak ini, kemunculan purnama ke-13 dalam satu tahun dapat mengacaukan Peringatan Hari Besar Kristen (diantaranya Prapaskah dan Paskah).

Yakni dengan menggunakan Bulan Purnama untuk penentuannya.

Angka 13 dianggap sebagai angka sial dan kesulitan perhitungan terjadinya Bulan Purnama menyebabkan Bulan Purnama tambahan ini kemudian dinamakan sebagai “Bulan Biru”.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved