Super Blue Moon
Jam Berapa Super Blue Moon? Jangan Terlewat, Berikut Jadwalnya Beserta Cara Melihatnya
Berikut jadwal terjadinya Gerhana Matahari Hibrida beserta penjelasan asal usul dan dampaknya.
Ia menyampaikan, Blue Moon adalah fenomena Bulan Purnama yang terjadi ketika jarak Bulan berada lebih dekat dengan Bumi.
Fenomena ini akan membuat Bulan terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya.
Waktu puncak untuk menyaksikan Super Blue Moon
Ia menyampaikan, masyarakat dapat menyaksikan fenomena Blue Moon secara langsung dan bisa diamati sepanjang malam.
"Jadi (Blue Moon) bisa dilihat sepanjang malam mestinya. Kemudian untuk pengamatan bisa dilakukan seperti yang biasa dilakukan saat Bulan Purnama," tambah dia.
Sementara itu, staf peneliti Observatorium Bosscha, Bandung, Agus Triono PJ mengungkap, saat terjadi fenomena Super Blue Moon, ukuran Bulan akan tampak lebih besar sekitar tujuh persen, dibandingkan dengan Bulan Purnama biasanya.
Masyarakat sudah bisa menyaksikan fenomena tersebut mulai pukul 18.00-06.00 menurut waktu dari masing-masing daerah di Indonesia.
Misalnya, masyarakat yang berada di zona waktu WIB bisa menyaksikan blue Supermoon mulai pukul 18.16 WIB.
Lantas apa dampaknya?
Dampak Super Blue Moon
Agus mengungkap, fenomena Super Blue Moon akan menjadi pemandangan langka pada akhir Agustus 2023 yang dapat berdampak ke Bumi.
Dampak fenomena tersebut bisa menyebabkan pasang-surut air laut, serta membuat pemandangan lebih indah di malam hari apabila kondisi sedang cerah.
"Selebihnya sih tidak ada dampak khusus atau apa," ujar Agus, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (26/8/2023).
Cara melihat Super Blue Moon
Lebih lanjut Agus mengungkapkan, masyarakat dapat menyaksikan Blue Moon seperti halnya saat menyaksikan Bulan Purnama biasa dan bisa dilakukan secara langsung tanpa alat bantu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Ilustrasi-blue-moon-ataubulanbiru-tertutup-awanf.jpg)